Thursday, September 27, 2007

Mengasihi, Dikasihi, Memuji, Dipuji

KARAMAH atau keramat adalah suatu peristiwa di luar adat dan bersifat luar biasa yang mampu diperbuat oleh orang-orang terpilih. Orang yang mampu membuat peristiwa semacam ini biasanya di masyarakat mendapat sebutan wali.
Beberapa habib, terutama habib tempo dulu, banyak yang masyhur memiliki sejumlah karamah selama hidupnya. Bahkan ada pula yang membuat karamah setelah lama tiada.

Posted by ali at 18:00:45 | Permalink | Comments (1) »

Sunday, May 6, 2007

Yang ke Saka Cina Menjadi Petani

SAKA CINA. Anda pernah mendengar nama kampung ini? Saka dalam bahasa Banjar berarti anak sungai. Saka Cina adalah sebuah kampung terletak di wilayah Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Posted by ali at 19:54:04 | Permalink | Comments (1) »

Sunday, April 8, 2007

Bahasyim Memancar dari Kampung Basirih

BASIRIH adalah Bahasyim dan Bahasyim adalah Basirih. Sebagai salah satu fam (marga) habaib yang ada Tanah Banjar Kalimantan Selatan, Bahasyim memang memancar dari Basirih. Kita tak akan susah mencari fam ini di Basirih (sebuah kelurahan di wilayah selatan Kota Banjarmasin). Sebutlah nama Kubah Habib Basirih dan semua orang dengan ringan tangan akan menunjukkan arahnya. Kubah Habib Basirih (Habib Hamid bin Abbas Bahasyim) termasyhur sampai ke mancanegara. Tak sedikit pelancong dari Negara Timur Tengah pernah datang berziarah mengunjungi makam keramat tokoh habib yang riwayat hidupnya bak legenda ini.
Posted by ali at 17:41:20 | Permalink | Comments (2)

Kisah Para Penebang Kayu Trah Bahasyim Basirih

RUMPUN keluarga alawiyyin (turunan anak cucu Nabi Muhammad SAW dari jalur Syaidina Husin) yang terbilang paling banyak terdapat di bumi bagian selatan Pulau Kalimantan adalah AlBahasyim. Nenek moyang Bahasyim Banjar adalah Habib Awad bin Umar. Dari sumber pihak keluarga, tidak ada keterangan akurat di mana Habib Awad berdomisili selama hidupnya. Ada yang menyebut Habib Awad masuk ke Banjar lewat Sampit, Kalteng. Keterangan anggota keluarga Bahasyim lainnya menyebut bahwa Habib Awad meninggal dunia (bermakam) di Bima, Nusa Tenggara Barat. Tapi sebagian besar percaya bahwa Habib Awad adalah Bahasyim tertua (paling awal) di Banjar (Kalimantan).
Posted by ali at 17:28:19 | Permalink | Comments (1) »

Sunday, February 25, 2007

Mereka Yang Hilang dan Menjadi Biasa

Ia seorang lelaki tua. Usianya sekitar 90-an tahun. Matanya tak mampu menatap mata tamu yang datang ke rumah gubuknya. Penglihatanya sudah terbatas. Selamat, lelaki sepuh itu, tinggal berdua bersama istrinya, yang berusia sekitar 80-an tahun. Mereka hidup jauh dari keramaian kota. Di Desa Jingah Habah. Tak ada nama desa ini di dalam peta. Jingah Habang berada di Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar. Keduanya meniti waktu menunggu Yang Maha Rahim memanggil mereka ke pelukan-Nya. Habib Selamat adalah putra Habib Usman bin Habib Awal. Habib Awal kakek dari Habib Selamat berasal dari Kampung Saka Cina, Kabupaten Banjar yang pertama kali masuk ke Jingah Habang. Haib Awal meninggal dunia di Mekah ketika menunaikan ibadah haji. “Bahasyim atau Ba’abud sama saja,” katanya, ketika ditanya soal nama famnya. Habib Selamat hanya mengetahui bahwa ayahnya mempunyai dua saudara yakni Habib Husin dan Syarifah Tora. Habib Husin, pamannya, bermukim di Kampung Saka Cina.
Posted by ali at 21:16:07 | Permalink | Comments (10)