Thursday, May 8, 2008

Munajat Imam Ali

Doa ini dikenal pula sebagai doa Kumayl karena dipopulerkan oleh Kumayl bin Ziyad An-Nakhai. Kumayl adalah sahabat Syaidina Ali. Pada masa pemerintahan Khalifah Ali bin Abi Thalib, Kumayl menjabat walikota Hait . Ia memperoleh doa ini dari Imam Ali. “Ya Kumayl, apabila engkau menghafal doa ini dan membacanya setiap malam Jumat, cukuplah itu untuk melepaskan dirimu dari kejahatan. Engkau akan ditolong Allah, dimudahkan rezekimu, dan doamu akan dikabulkan. Wahal Kumayl, lamanya persahabatan serta pengabdianmu, menyebabkan engkau dikaruniai nikmat dan kemuliaan untuk belajar (doa ini).” Menurut riwayat, doa ini berasal dari Nabi Khidlir. Oleh karena itu doa ini juga disebut pula sebagai doa Hadhrat Khidlir.
Posted by ali at 16:48:02
Comments

4 Responses to “Munajat Imam Ali”

  1. Anonymous says:

    Do`a Kumail

    Ya Allah,
    Aku bermohon pada-Mu,
    dengan rahmat-Mu Yang memenuhi segala sesuatu,
    dengan kekuasaan-Mu yang dengannya Engkau taklukkan segala sesuatu,
    dan karenanya merunduk segala sesuatu,
    dengan kemuliaan-Mu yang mengalahkan segala sesuatu,
    dengan kekuatan-Mu yang tak tertahankan oleh segala sesuatu, dengan kebesaran-Mu yang memenuhi segala sesuatu,
    dengan kekuasaan-Mu yang mengatasi segala sesuatu,
    dengan wajah-Mu yang kekal setelah punah segala sesuatu,
    dengan asma-Mu yang memenuhi tonggak segala sesuatu,
    dengan ilmu-Mu yang mencakup segala sesuatu,
    dengan cahaya wajah-Mu yang menyinari segala sesuatu.

    Wahai Nur,
    Wahai Yang Mahasuci.
    Wahai yang Awal dari segala yang awal.
    Wahai Yang Akhir dari segala yang akhir.

    Ya Allah,
    ampunilah dosa-dosaku yang meruntuhkan penjagaan.
    Ya, Allah,
    ampunilah dosa-dosaku yang mendatangkan bencana.
    Ya, Allah,
    ampuni dosa-dosaku yang merusak karunia.
    Ya Allah,
    ampunilah dosa-dosaku yang menahan do`a.
    Ya Allah,
    ampunilah dosa-dosaku yang menurunkan bala`.
    Ya Allah,
    ampunilah dosa yang telah kulakukan
    dan segala kesalahan yang telah kukerjakan.

    Ya Allah,
    aku datang menghampi-Mu dengan zikir-Mu,
    aku memohon pertolongan -Mu dengan diri-Mu,
    aku bermohon pada-Mu dengan kemurahan-Mu,
    dekatkan daku keharibaan-Mu,
    sempatkan daku untuk bersyukur pada-Mu,
    bimbinglah daku untuk selalu mengingat-Mu.

    Ya Allah,
    aku bermohon pada-Mu dengan permohonan
    hamba yang rendah, hina dan ketakutan, maafkan daku, sayangi daku,
    dan jadikan daku ridha dan senang pada pemberian-Mu.

    Ya Allah,
    aku bermohon pada-Mu,
    dengan permohonan orang yang berat keperluannya,
    yang ketika kesulitan menyampaikan hajatnya pada-Mu,
    yang besar kedambaannya untuk meraih apa yang ada disisi-Mu.

    Ya Allah,
    Maha besar kekuasaan-Mu, Maha tinggi kedudukan-Mu,
    Selalu tersembunyi rencana-Mu,
    Selalu tampak kuasa-Mu, selalu tegak kekuatan-Mu,
    Selalu berlaku kodrat-Mu, takmungkin lari dari pemerintahan-Mu.

    Ya Allah,
    tidak kudapatkan pengampun bagi dosaku,
    tiada penutup bagi kejelekanku,
    tiada yang dapat menggantikan amalku yang jelek dengan kebaikan, melainkan Engkau.

    Tiada Tuhan kecuali Engkau.
    Maha suci Engkau dengan segala puji-Mu.
    Telah aku aniaya diriku, telah berani aku melanggar,
    karena kebodohanku, tetapi aku tetap tanteram,
    karena bersandar pada sebutan-Mu dan karunia-Mu padaku.

    Ya Allah, Pelindungku,
    betapa banyak kejelekkan diriku telah Kau tutupi,
    betapa banyak malapetaka telah Kau atasi,
    betapa banyak rintangan telah Kau singkirkan,
    betapa banyak bencana telah Kau tolakkan,
    betapa banyak pujian baik yang tak layak bagiku telah Kau sebarkan.

    Ya Allah,
    besar sudah bencanaku,
    berlebihan sudah kejelekan keadaanku,
    rendah benar amal-amalku,
    berat benar belenggu (kemalasanku).
    Angan-angan panjang telah menahan manfaat dari diriku,
    dunia dengan tipuannya telah memperdayaku,
    dan diriku (telah terpedaya) karena ulahnya,
    dan karena kelalaianku.

    Wahai Junjunganku,
    aku bermohon pada-Mu dengan seluruh kekuasan-Mu,
    jangan Kau tutup do`aku, karena kejelekan amal dan perangaiku,
    jangan Kau ungkapkan rahasiaku yang tersembunyi
    yang telah Engkau ketahui,

    Jangan Engkau segerakan siksa padaku karena perbuatan buruk
    dan kejelekan yang kulakukan dalam kesendirianku,
    karena kebiasaanku melanggar batas, dan kebodohanku,
    karena banyaknya nafsuku dan kelalaianku.

    Ya Allah,
    dengan kemulian-Mu,
    sayangi aku dalam segala keadaan, kasihi aku dalam segala perkara.

    Ilahi Rabbi,
    kepada siapa lagi selain Engkau,
    aku memohon dihilangkan kesengsaraanku, dan diperhatikan urusanku.

    Ilahi Pelindungku,
    Engkau kenakan padaku hukum,
    tetapi disitu aku ikuti hawa nafsuku;
    aku tidak cukup waspada terhadap tipuan (setan) musuhku,
    maka terkecohlah aku lantaran nafsuku,
    dan berlakulah ketentuan-Mu atas diriku
    ketika kulanggar sebagian batas yang Kau tetapkan bagiku,
    dan kubantah sebagian perintah-Mu.
    Namun bagi-Mu segala pujiku atas semuanya itu;
    Tiada alasan bagiku (menolak) ketentuan yang Kau tetapkan bagiku,
    demikian pula hukum dan ujian yang menimpaku.
    Aku datang kini menghadap-Mu,

    Ya Ilahi …….,
    dengan segala kekuranganku,
    dengan segala kedurhakaanku (pelanggaranku),
    sambil menyampaikan pengakuan dan penyesalanku
    dengan hati yang hancur luluh,
    memohon ampun dan berserah diri,
    dengan rendah hati mengakui segala kenistaanku.

    Karena segala cacatku ini,
    tiada aku dapatkan tempat melarikan diri,
    tiada tempat berlindung untuk menyerahkan urusanku,
    selain pada kehendak-Mu untuk menerima pengakuan kesalahanku
    dan memasukkan aku pada kesucian kasih-Mu.

    Ya Allah,
    terimahlah pengakuanku, kasihanilah beratnya kepedihan,
    lepaskan aku dari kekuatan belengguku.

    Ya Rabbi,
    kasihanilah kelemahan tubuhku,
    kelembutan kulitku dan kerapuhan tulangku.

    Wahai Tuhan yang mula-mula menciptakanku,
    menyebutku, mendidikku, memperlakukanku dengan baik, dan memberiku kehidupan,
    karena permulaan karunia-Mu, karena Engkau telah mendahuluiku dengan kebaikan,
    berilah aku karunia-Mu.

    Ya Allah,
    Junjungan-ku, Pemelihara-ku,

    Apakah Engkau akan menyikasaku dengan api-Mu,
    setelah aku mengesakan-Mu,
    setelah hatiku tenggelam dalam makrifat-Mu,
    setelah lidahku bergetar menyebut-Mu,
    setelah jantungku terikat dengan cinta-Mu,
    setelah segala ketulusan pengakuan-ku dan permohonan-ku,
    seraya tunduk bersimpuh pada rububiah-Mu ?.

    Tidak,
    Engkau terlalu mulia untuk mencampakkan orang yang engkau ayomi,
    atau menjauhkan orang yang Engkau dekatkan,
    atau menyisikan orang yang Engkau naungi,
    atau menjatuhkan bencana pada orang
    yang Engkau cukupi dan Engkau sayangi,
    aduhai diriku!,

    Junjungan-ku, Tuhan-ku, Pelindung-Ku !,
    Apakan Engkau akan melemparkan keneraka wajah-wajah yang tunduk rebah karena kebesarab-Mu,
    lidah-lidah yang dengan tulus mengucapkan ke-Esaan-Mu dan dengan pujian mensyukuri nikmat-Mu,
    kalbu-kalbu yang dengan sepenuh hati mengakui uluhiah-Mu,
    hati nurani yang dipenuhi ilmu tentang Engkau,
    sehingga bergetar katakutan,
    tubuh-tubuh yang telah biasa tunduk untuk mengabdi-Mu dan dengan merendah memohon ampunan-Mu ? Tidak sedemikian itu persangkaan kami tentang-Mu,
    padahal telah diberitakan pada kami tentang keutamaan-Mu.

    Wahai pemberi karunia, wahai pemelihara !

    Engkau mengetahui kelemahanku
    dalam menanggung sedikit dari bencana dan siksa dunia
    serta kejelekan yang menimpa penghuninya;
    Padahal semua (bencana dan kejelekan) itu singkat masanya, sebentar lalunya, dan pendek usianya.
    Maka apakah mungkin aku sanggup menanggung bencana akhirat dan kejelekan hari akhir yang besar,
    bencana yang panjang masanya dan kekal menetapnya, serta tidak diringankan bagi orang yang menanggungnya;
    sebab semuanya tidak terjadi, kecuali karena murka-Mu, karena balasan-Mu.
    Inilah, yang bumi dan langit pun tak sanggup memikulnya.

    Wahai Junjungan-Ku,
    bagai mana mungkin aku (menanggungnya)?,
    padahal aku hamba-Mu yang lemah, rendah, hina, malang, dan papa.
    Urusan apalagi kiranya yang akan aku adukan pada-Mu ?

    Mestikah aku menangis menjerit, karena kepedihan dan beratnya siksa, atau karena lamanya cobaan ?
    SekiranyaEngkau siksa aku beserta musuh-musuh-Mu,
    dan Engkau himpunkan aku bersama penerima bencana-Mu,
    dan Engkau ceraikan aku dari para kekasih dan kecintaan-Mu, ohh….. seandainya aku.

    Ya Ilahi,
    Junjungan-ku, Pelindung-ku, Tuhan-ku.
    Sekiranya aku dapat bersabar menanggung siksa-Mu,
    mana mungkin aku mampu bersabar berpisah dari-Mu ?.

    Dan seandainya
    aku dapat bersabar menahan panas api-Mu,
    mana mungkin aku bersabar tidak melihat kemulyaan-Mu ?.
    Mana mungkin
    aku tinggal di neraka, padahal harapanku hanya maaf-Mu !.

    Demi kemuliaan-Mu,
    wahai Junjungan-Ku, Pelindung-Ku !
    Aku bersumpah dengan tulus;
    sekiranya Engkau biarkan aku berbicara disana, ditengah penghuninya, aku akan menangis, tangisan mereka yang menyimpan harapan,
    aku akan menjerit, jeritan mereka yang memohon pertolongan,
    aku akan merintih, rintihan yang kekurangan.
    Sungguh,
    aku akan menyeru-Mu, dimanapun Engkau berada.

    Wahai, Pelindung kaum mukminin,
    Wahai tujuan harapan kaum arifin,
    Wahai lindungan kaum yang memohon perlindungan,
    Wahai kekasih kalbu para pencinta kebenaran,
    Wahai Tuhan seru sekalian alam.

    Maha suci Engkau Ilahi, dengan segala puji-Mu !
    Akankah Engkau dengar disana suara hamba muslim
    yang terpenjara dengan keingkarannya,
    yang merasakan siksanya karena kedurhakaannya,
    yang terperosok ke dalam nya karena dosa dan nistanya;
    ia merintih pada-Mu dengan mendambakan rahmat-Mu,
    ia menyeru-Mu dengan lidah ahli tauhid-Mu,
    ia bertawasul pada-Mu dengan rububiah-Mu,

    Wahai Pelindung-ku !
    Bagaimana mungkin ia kekal dalam siksa,
    padahal ia berharap pada kebaikan-Mu yang terdahulu.
    Mana mungkin neraka menyakitinya,
    padahal ia mendambakan karunia dan kasih-Mu.
    Mana mungkin nyalanya membakarnya,
    padahal Engkau dengar suaranya dan Engkau lihat tempatnya,
    Mana mungkin jilatan api mengurungnya,
    padahal Engkau mengetahui kelemahannya.
    Mana mungkin ia jatuh bangun didalamnya,
    padahal Engkau mengetahui ketulusannya.
    Mana mungkin Zabaniyah menghempasnya,
    padahal ia memanggil-manggil -Mu : Ya Rabbi … !
    Mana mungkin ia mengharapkan karunia kebebasan dari padanya, lalu Engkau meninggalkannya disana,

    Tidak,
    tidak demikian sangkaku pada-Mu.
    Tidak mungkin seperti itu perlakuan-Mu terhadap kaum beriman,
    melainkan kebaikan dan karunialah yang Engkau berikan.
    Dengan yakin aku berani berkata,
    kalau bukan karena keputusan-Mu
    untuk menyiksa orang yang mengingkari-Mu dan putusan-Mu
    untuk mengekalkan disana orang-orang yang melawan-Mu,
    tentu

    Engkau jadikan api seluruhnya sejuk dan damai,
    tidak akan ada lagi disitu tempat tinggal
    dan menetap bagi siapapun.
    Tetapi Maha Kudus nama-nama-Mu,

    Engkau telah bersumpah,
    untuk memenuhi neraka dengan orang-orang
    kafir dari golongan Jin dan Manusia seluruhnya.
    Engkau akan mengekalkan disana kaum durhaka.
    Engkau dengan segala kemuliaan puji-Mu,

    Engkau berkata ,
    setelah menyebutkan nikmat yang Engkau berikan
    “Apakah orang mukmin seperti orang kafir, sungguh tidak sama mereka itu”.

    Ilahi, Junjungan-ku,
    Aku memohon pada-Mu,
    dengan kodrat yang telah Engkau tentukan,
    dengan qadha yang telah Engkau tetapkan dan putuskan,
    dan yang telah Engkau tentukan berlaku pada
    orang-orang yang dikenai ;

    Ampunilah bagi-ku, dimalam ini, disaat ini,
    semua nista yang pernah aku kerjakan,
    semua dosa yang pernah aku lakukan,
    semua kejelekan yang pernah aku rahasiakan,
    semua kedunguan yang pernah aku amalkan,
    yang aku sembunyikan atau tampakkan,
    yang aku tutupi atau yang aku tunjukkan.
    Ampunilah semua keburukan
    yang telah Engkau suruhkan malaikat mencatatnya.
    Mereka yang telah Engkau tugaskan untuk merekam

    Segala yang ada padaku,
    mereka yang Engkau jadikan saksi-saksi
    bersama seluruh anggota badanku,
    dan Engkau sendiri mengawal di belakang mereka,
    menyaksikan apa yang tersembunyi pada mereka.
    Dengan rahmat-Mu, Engkau sembunyikan kejelekan itu
    Dengan kerunia-Mu, Engkau menutupinya.
    Perbanyaklah bagianku pada setiap kebaikan yang Engkau turunkan, atau setiap karunia yang Engkau limpahkan,
    atau setiap keberuntungan yang Engkau sebarkan,
    atau setiap rezeki yang Engkau curahkan,
    atau setiap dosa yang Engkau ampunkan,
    atau setiap kesalahan yang Engkau sembunyikan.

    Ya Rabbi … Ya Rabbi … Ya Rabbi…
    Ya Ilahi, Junjungan-ku, Pelindung-ku, Pemilik nyawa-ku !
    Wahai Dzat yang ditangan-Nya ubun-ubunku !
    Wahai yang mengetahui kesengsaraan dan kemalangan-ku !
    Wahai yang mengetahui kefakiran dan kepapaan-ku !

    Ya Rabbi … Ya Rabbi … Ya Rabbi …
    Aku memohon pada-Mu dengan kebenaran dan kesucian-Mu,
    dengan keagungan sifat dan Asma`-Mu !
    Jadikan waktu-waktu malam dan siang-ku,
    dipenuhi dengan zikir pada-Mu,
    dihubungkan dengan kebaktian pada-Mu,
    diterima amalku disisi-Mu,
    sehingga jadilah amal dan wiridku
    seluruhnya wirid yang satu,
    dan kekalkanlah selalu keadaanku dalam berbakti pada-Mu.

    Wahai Dzat yang kepada-Nya aku percayakan diriku !
    yang kepada-Nya aku adukan keadaanku !

    Ya Rabbi … Ya Rabbi … Ya Rabbi …
    Kokohkan anggota badanku untuk berbakti pada-Mu.
    Teguhkan tulang-tulangku untuk melaksanakan niatku.
    Karuniakan pada-ku kesungguhan untuk bertakwa pada-Mu, kebiasan untuk meneruskan bakti pada-Mu,
    sehingga aku bergegas menuju-Mu bersama para pendahulu
    dan berlari kearah-Mu bersama orang-orang terkemuka,
    merindukan dekat pada-Mu bersama yang merindukan-Mu.
    Jadikan daku dekat pada-Mu, dekatnya orang-orang yang ikhlas
    dan takut pada-Mu, takutnya orang-orang yang yakin.
    Sekarang aku berkumpul dihadirat-Mu bersama kaum mukminin.

    Ya Allah !
    siapa yang berbaksud buruk padaku, tahanlah dia,
    siapa yang memperdayakan-ku, gagalkanlah dia.
    Jadikan aku hamba-Mu yang paling baik nasibnya disisi-Mu.
    yang paling dekat kedudukannya dengan-Mu,
    yang paling istimewa tempatnya didekat-Mu,

    Sungguh,
    semua ini tidak akan tercapai, kecuali dengan karunia-Mu.
    Limpahkan padaku kemurahan-Mu,
    sayangi aku dengan kebaikan-Mu,
    jaga diriku dengan rahmat-Mu,
    gerakkan lidah-ku untuk selalu berzikir pada-Mu,
    penuhi hatiku supaya selalu mencintai-Mu,
    berikan padaku yang terbaik dari ijabah-Mu,
    hapuskan bekas kejatuhanku,

    Ampuni ketergelinciranku.
    Sungguh,
    telah Engkau wajibkan hamba-hamba-Mu beribadah pada-Mu,
    Engkau perintahkan mereka untuk berdo`a pada Mu,
    Engkau jaminkan pada mereka ijabah-Mu.

    Karena itu, kepada-Mu,
    Ya Rabbi,
    aku hadapkan wajah-ku, kepada-Mu,

    Ya Robbi,
    aku ulurkan tangan-ku, demi kebesaran-Mu,
    perkenankan do`a-ku,
    sampaikan daku pada cita-citaku,
    jangan putuskan harapanku akan karunia-Mu,
    lindungi aku dari kejahatan Jin dan Manusia
    musuh-musuhku.

    Wahai yang Maha cepat ridhonya !
    Ampunilah orang yang tidak memiliki apapun kecuali do`a,
    karena Engkau perbuat apa kehendak-Mu.

    Wahai yang namanya adalah obat,
    yang zikir-Nya adalah penyembuhan,
    yang ketaatan-Nya adalah kekayaan !
    Kasihanilah orang yang hartanya hanya harapan,
    dan senjatanya hanya tangisan.

    Wahai Penabur karunia !
    Wahai Penolak bencana !

    Wahai Nur,
    yang menerangi mereka
    yang terhempas dalam kegelapan,

    Wahai yang maha tahu tanpa diberi tahu,
    sampaikan rahmat-Mu
    pada Muhammad dan Keluarga Muhammad.

    Lakukan pada-ku
    apa yang layak bagi-Mu.

    Semoga Allah
    melimpahkan kesejahteraan
    pada Rasul-Nya serta para Imam yang mulia dari Keluarganya;
    Sampaikan salam pada mereka.

  2. Anonymous says:

    Ya Allah, aku bermohon kepadaMu dengan rahmatMu yang meliputi segala sesuatu,
    Dan dengan kekuasaanMu yang dengannya Engkau menakluki segala sesuatu,
    dan kerananya tunduk segala sesuatu, dan kerananya merendahlah segala sesuatu,
    Dan dengan kekuatanMu yang tidak tertahankan oleh segala sesuatu,
    Dan dengan kebesaranMu yang memenuhi segala sesuatu,
    Dan dengan kekuasaanMu yang mengatasi segala sesuatu,
    dan dengan wajahMu yang kekal setelah punah segala sesuatu,
    Dan dengan asmaMu yang memenuhi tonggak segala sesuatu,
    dan dengan ilmuMu yang mencakup segala sesuatu,
    Dan dengan cahaya wajahMu yang menyinari segala sesuatu,
    Wahai Nur, wahai Yang Maha Suci! [Quddus],
    Wahai yang Awwal dari segala yang awwal,
    Wahai yang Akhir segala yang akhir,

    Ya Allah, Ampunilah dosa-dosaku yang meruntuhkan penjagaan,

    Ya Allah, Ampunilah dosa-dosaku yang mendatangkan bencana,

    Ya Allah, Ampunilah dosa-dosaku yang merusak nikmat kurnia,

    Ya Allah, Ampunilah dosa-dosaku yang menyebabkan doa tertahan,

    Ya Allah, Ampunilah dosa-dosaku yang memutuskan pengharapan,

    Ya Allah, Ampunilah dosa-dosaku yang akan menurunkan bala,

    Ya Allah, Ampunilah segala dosa yang telah aku lakukan,
    Dan segala kesalahan yang telah aku kerjakan,

    Ya Allah, aku datang menghampiriMu dengan zikirMu,
    dan aku memohon pertolonganMu dengan diriMu,

    Dan aku bermohon padaMu dengan kemurahanMu,
    dekatkanlah daku ke haribaanMu,
    dan sempatkan daku untuk bersyukur padaMu,

    Dan bimbinglah daku untuk selalu mengingatMu,

    Ya Allah, aku bermohon padaMu,
    dengan permohonan orang yang tunduk dan menyerah,
    yang hina dan rendah, (yang ketika kesulitan menyampaikan hajatnya padaMu),
    berilah daku kelembutanMu, kasihanilah daku,
    Dan jadikanlah daku puas dengan pemberianMu,
    dan juga berpuas hati dengan segala keadaan yang menimpaku,

    Ya Allah, aku bermohon kepadaMu dengan permohonan orang yang berat keperluannya,
    dan yang menyatakan kepadaMu ketika menghadapi segala kesusahan (berat) hajatnya,

    Dan orang yang kehendaknya terhadap apa yang ada di sisiMu amat besar,
    Ya Allah, Maha Besar KekuasaanMu, Maha Tinggi kedudukanMu,
    Dan selalu tersembunyi rencanaMu, selalu tampak kekuasaanMu,
    Dan sentiasa tertegak KekuatanMu, dan setiasa berlaku KudrahMu,
    Dan tidak mungkin lari dari pemerintahanMu,

    Ya Allah, tidak aku dapatkan pengampunan bagi dosaku,
    Dan tiada penutup bagi kejelekanku,
    Dan tiada yang dapat menggantikan amalku yang buruk dengan kebaikan,
    Melainkan Engkau,
    Maha Suci Engkau dengan segala pujiMu,
    Telah aku menzalimi diriku sendiri,
    Dan telah aku berani melanggarnya dengan kejahilanku,
    Akan tetapi aku tetap tenteram,
    kerana bersandar pada ZikrMu dan kurniaMu padaku,

    Ya Allah, pelindungku,
    betapa banyak kejelekan diriku telah Engkau tutupi,
    Betapa banyak malapetaka telah Engkau atasi,
    Betapa banyak rintangan telah Engkau singkirkan,
    Betapa banyak bencana telah Engkau tolakkan,
    Dan betapa banyak pujian baik yang tidak layak bagiku telah Engkau sebarkan

    Ya Allah, besar sudah bencanaku, berlebihan sudah keburukan halku,
    Dan rendah benar amal-amalku, berat benar belenggu (kemalasanku),
    Dan angan-angan panjangku telah menahan manfa’at dari diriku,
    dunia dengan tipudayanya telah memperdayakanku,
    Dan diriku (telah terpedaya) kerana tipudayanya,

    Wahai Junjunganku, aku bermohon kepadaMu dengan segala KekuasaanMu,
    jangan Engkau hijab doaku kerana keburukan amal dan perangaiku,
    Dan jangan Engkau bukakan rahsiaku yang tersembunyi,
    yang telah Engkau ketahui,
    Dan jangan Engkau segerakan siksa padaku,
    Kerana perbuatan buruk dan kejelekan yang aku lakukan dalam bersendirian,
    kerana kebiasaanku untuk melanggar batas, dan kebodohanku,
    Kerana banyaknya nafsuku dan kelalaianku,

    Ya Allah, dengan kemuliaanMu, sayangilah diriku dalam segala keadaan,
    kasihilah diriku dalam segala perkara,

    Ilahi, Rabbi, kepada siapa lagi selain Engkau,
    aku bermohon dihilangkan kesengsaraanku,
    dan diperhatikan urusanku,

    Ilahi, Pelindungku, Engkau meletakkan kepadaku hukum,
    tetapi di situ aku mengikuti hawa nafsuku,
    Dan aku tidak cukup berwaspada terhadap tipudaya (syaitan) musuhku,
    Maka terkecohlah aku lantaran nafsuku,
    dan berlakulah ketentuanMu atas diriku,
    Ketika aku langgar sebahagian batas yang Engkau tetapkan bagiku,
    Dan aku bantah sebahagian daripada perintahMu,
    namun bagiMu segala pujianku atas semuanya itu,

    Tiada alasan bagiku untuk menolak ketentuan yang Engkau tetapkan bagiku,
    Demikian pula hukum dan ujian yang menimpaku.
    Aku datang kini mengadapMu, Ya Ilahi dengan segala kekuranganku,
    dengan segala kedurhakaanku (pelanggaranku),

    Sambil menyampaikan pengakuan dan penyesalanku,
    dengan hati yang hancur luluh,
    memohon ampun dan berserah diri dengan rendah hati mengakui segala kenistaanku.
    Kerana segala cacatku ini, Tiada aku dapatkan tempat untuk melarikan diri,
    Dan tiada tempat berlindung untuk menyerahkan urusanku,
    selain daripada KehendakMu untuk menerima pengakuan kesalahanku,
    Dan memasukkan daku kepada keluasan kasihMu,

    Ya Allah, terimalah pengakuanku,kasihanilah beratnya kesukaran-kepedihanku,
    dan lepaskanlah daku dari kekuatan belengguku,

    Ya Rabbi,
    kasihanilah kelemahan tubuhku,
    Dan lembutnya kulitku dan kerapuhan tulangku,
    Wahai Tuhan yang mula-mula menciptakanku,
    dan menyebutkan, mentarbiyyahku, memperlakukanku dengan baik,
    Dan memberiku kehidupan kerana permulaan kurniaMu
    kerana Engkau telah mendahuluiku dengan kebaikan,
    berilah aku kurniaMu,

    Ya Ilahi, Junjunganku, Pemeliharaku,
    apakah Engkau akan menyiksaku dengan apiMu,
    setelah aku mengesakanMu,
    Setelah hatiku tenggelam dalam ma’rifatMu,
    Setelah lidahku bergetar menyebutMu,
    dan setelah hatiku terikat dengan cintaMu,
    Dan setelah segala ketulusan pengakuanku dan permohonanku
    seraya tunduk bersimpuh pada RubbubiyyahMu,
    Tidak, Engkau terlalu mulia untuk mencampakkan orang yang Engkau pelihara dan didik,
    Atau menjauhkan orang yang Engkau dekatkan,
    atau menyisihkan orang yang Engkau naungi,
    Atau menjatuhkan bala bencana ke atas orang yang Engkau cukupi dan Engkau sayangi,
    Aduhai diriku! Junjunganku, Tuhanku, Pelindungku,
    Apakah Engkau akan melemparkan ke neraka,
    ke atas wajah-wajah yang tunduk rebah kerana kebesaranMu,
    Dan keatas lidah-lidah yang dengan tulus mengucapkan keesaanMu,
    dan dengan pujian mensyukuri nikmatMu,
    Dan ke atas kalbu-kalbu yang dengan sepenuh hati mengakui UluhiyyahMu,
    Dan ke atas nurani yang dipenuhi ilmu tentang Engkau,
    sehingga bergetar ketakutan,
    Dan ke atas tubuh-tubuh yang telah biasa tunduk untuk mengabdiMu,
    Dan dengan merendah memohon keampunanMu,
    Tidak sedemikian itu sangkaan kami tentangMu,
    Padahal telah diberitakan kepada kami tentang keutamaanMu,

    Wahai Pemberi Kurnia dan, Wahai Pemelihara,
    Dan Engkau mengetahui kelemahanku,
    dalam menanggung sedikit dari bencana dan siksa dunia,
    Serta kejelekan yang menimpa penghuninya,
    Walhal semua itu singkat masanya, sebentar berlalunya, dan pendek usianya,
    Maka apakah mungkin aku sanggup menanggung bala akhirat,
    dan makar yang berat bersama-samanya,
    Bencana yang panjang masanya dan kedudukan (menanggungnya) berkekalan,
    Serta tidak diringankan bagi orang yang menanggungnya,
    kerana semuanya tidak terjadi melainkan kerana murkaMu,
    dan kerana balasan dan amarahMu,
    Dan inilah, yang bumi dan langit,
    pun tidak sanggup memikulnya,

    Wahai, Junjunganku, bagaimanakah mungkin aku (sanggup menanggungnya)?
    dan sedangkan aku hambaMu yang lemah, rendah, hina, malang, dan miskin,

    Ya Ilahi, Tuhanku, Junjunganku, Pelindungku!
    Urusan apa lagi kiranya yang akan aku adukan kepadaMu?
    dan mestikah aku menangis menjerit?
    Kerana kepedihan dan beratnya siksaan?
    atau kerana lamanya cubaan?

    Sekiranya Engkau siksa aku berserta musuh-musuhMu,
    Dan Engkau himpunkan aku bersama penerima bencanaMu,
    Dan Engkau pisahkan aku dari para kekasih dan awliyaMu,
    Oh…andainya aku,
    Ya Ilahi, Junjunganku, Pelindungku, Tuhanku!
    Sekiranya aku dapat bersabar menanggung siksaMu,
    mana mungkin aku mampu bersabar berpisah dariMu?
    Dan seandainya aku dapat bersabar menahan panas apiMu,
    mana mungkin aku bersabar tidak melihat kemuliaanMu?

    Mana mungkin aku tinggal di neraka,
    sedangkan harapanku adalah kemaafanMu,
    Demi kemuliaanMu, wahai Junjunganku dan Pelindungku!
    aku bersumpah dengan tulus,
    sekiranya Engkau biarkan aku berbicara,
    Aku akan meratap kepadaMu di tengah penghuni (neraka)
    dengan ratapan orang yang menaruh harapan,
    Dan aku akan menangis kepadaMu,
    dengan tangisan orang yang mengharapkan pertolongan,
    Dan aku akan merintih sebagaimana rintihan orang yang serba kekurangan,
    Dan aku akan menyeruMu, di mana jua Engkau berada,

    Wahai Pelindung kaum Mu’minin,
    Wahai tujuan harapan kaum arifin,
    Wahai lindungan orang yang memohon perlindungan,
    Wahai kekasih kalbu para pencinta kebenaran,
    Wahai Tuhan seru sekalian alam,
    Maha Suci Engkau Ya Ilahi, dengan segala pujiMu,
    Akankah Engkau dengar di sana suara hamba Muslim,
    yang terpenjara dengan keengkarannya,

    Dan yang merasakan azabnya kerana kemaksiatannya,
    Dan yang terperosok di dalamnya kerana dosa dan nistanya,
    Dan ia merintih padaMu dengan mengharapkan rahmatMu,
    dan ia menyeruMu dengan lidah ahli tauhidMu,
    dan ia bertawassul padaMu dengan RububiyyahMu,

    Wahai Pelindungku!
    Bagaimanakah mungkin ia kekal dalam siksa,
    sedangkan ia berharap pada kebaikanMu yang terdahulu,
    Mana mungkin neraka menyakitinya,
    sedangkan ia mendambakan kurnia dan rahmatMu,

    Mana mungkin nyalaan api neraka membakarnya,
    sedangkan Engkau mendengar suaranya dan Engkau melihat tempatnya (di mana dia berada),

    Mana mungkin jilatan api mengurungnya,
    sedangkan Engkau mengetahui kelemahannya,

    Mana mungkin ia jatuh bangun di dalamnya,
    sedangkan Engkau mengetahui ketulusannya,

    Mana mungkin Zabaniyah menghempaskannya,
    sedangkan ia memanggil-manggilMu: Ya Rabbi!,

    Mana mungkin ia mengharapkan kurnia kebebasan daripadanya,
    lalu Engkau meninggalkannya di sana,
    Tidak, tidak demikian itu sangkaku padaMu,
    tidak mungkin seperti itu perlakuanMu (setelah diketahui) daripada fadhalMu (kebaikanMu),

    Melainkan kebaikan dan kurnia yang Engkau berikan kepada kaum Muwahhidin (yang menyembahMu),
    Maka dengan penuh yakin aku berani berkata,
    kalaulah bukan kerana keputusanMu,
    untuk menyiksa orang yang mengingkariMu,
    dan keputusanMu untuk mengekalkan (mereka) di sana orang-orang yang menentangMu,

    Tentu Engkau jadikan api seluruhnya sejuk dan damai,
    Tidak akan ada lagi di situ tempat tinggal,
    dan menetap bagi sesiapa pun,
    tetapi Maha Suci Nama-namaMu,
    Engkau telah bersumpah untuk memenuhi nereka dengan orang-orang kafir,
    dari golongan jin dan manusia seluruhnya,
    dan Engkau akan mengekalkan di sana kaum durhaka,

    Engkau dengan segala kemuliaan pujiMu!
    Engkau telah berkata,
    setelah menyebutkan nikmat yang Engkau berikan,
    “Apakah sama kedudukan orang Mu’min dengan orang kafir,
    sungguh tidak sama mereka itu,”

    Ilahi, Junjunganku!
    Aku bermohon kepadaMu dengan kudrat yang telah Engkau tentukan,
    dengan qadha yang telah Engkau tetapkan dan putuskan,
    dan yang telah Engkau tentukan berlaku pada orang yang berkenaan,

    Ampunilah bagiku, di malam ini, di saat ini,
    semua kesalahan yang pernah aku kerjakan,
    Dan semua dosa yang pernah aku lakukan,
    dan semua kejelekan yang pernah aku rahsiakan,
    Dan segala kejahilan yang pernah aku amalkan,
    yang aku sembunyikan atau tampakkan,
    yang aku tutupi atau aku tunjukkan,
    Dan setiap keburukan yang telah Engkau perintahkan malaikat yang mulia,
    mencatatnya, Mereka yang Engkau tugaskan untuk merakam segala yang ada padaku,
    dan mereka yang Engkau jadikan saksi-saksi bersama seluruh anggota tubuhku,
    Dan Engkau sendiri mengawal di belakang mereka,
    dan menyaksikan apa yang tersembunyi pada mereka,
    Dan dengan rahmatMu, Engkau sembunyikan keburukan itu,
    dan dengan kurniaMu, Engkau menutupinya,
    Dan perbanyakkanlah bahagianku pada setiap kebaikan yang Engkau turunkan,
    atau setiap kurnia yang Engkau limpahkan,
    atau setiap rezeki yang Engkau curahkan,
    atau setiap dosa yang Engkau ampunkan
    atau setiap kesalahan yang Engkau sembunyikan,

    Ya Rabbi! Ya Rabbi! Ya Rabbi!
    Ya Ilahi, Junjunganku, Pelindungku, Pemilik nyawaku,
    Wahai Zat yang di tanganNya ubun-ubunku,
    Wahai Yang Mengetahui kesengsaraan dan kemalanganku,
    Wahai Yang Mengetahui kefakiran dan kepapaanku,

    Ya Rabbi! Ya Rabbi! Ya Rabbi!,

    Aku bermohon padaMu dengan kebenaran dan kesucianMu,
    dengan keagungan sifat dan Asma’Mu!,
    Jadikan waktu-waktu malam dan siangku dipenuhi dengan zikir kepadaMu,
    Dan dihubungkan dengan kebaktian kepadaMu,
    dan diterima amalku di sisiMu,
    Sehingga jadilah amal dan wiridku seluruhnya wirid yang satu,
    Dan kekalkanlah selalu keadaanku dalam berbakti kepaaMu,
    Wahai Zat yang kepadanya aku adukan keadaanku!

    Ya Rabbi! Ya Rabbi! Ya Rabbi!

    Kukuhkanlah anggota tubuhku untuk berbakti kepadaMu,
    Teguhkanlah tulang-tulangku untuk melaksanakan niatku,
    Kurniakanlah kepadaku kesungguhan untuk bertaqwa kepadaMu,
    Dan kebiasaan untuk meneruskan bakti kepadaMu,
    Sehingga aku bergegas menujuMu bersama para pendahulu,
    Dan berlari ke arahMu bersama orang-orang yang terkemuka,
    merindukan dekat padaMu bersama golongan yang merindukanMu,
    Jadikan daku dekat padaMu,
    sepertimana dekatnya orang-orang yang ikhlas dan takut kepadaMu,
    dan takut sepertimana takut-takutnya orang-orang yang yakin,
    Dan berkumpul di hadiratMu bersama kaum Mu’minin,

    Ya Allah!
    Sesiapa saja yang bermaksud buruk kepadaku, tahanlah dia,
    Sesiapa saja yang memperdayakan daku, gagalkan dia,
    Jadikan daku hambaMu yang paling baik nasibnya di sisiMu,
    Dan yang paling dekat kedudukannya denganMu,
    dan yang paling istimewa tempatnya di dekatMu,
    Sesungguhnya, semua ini tidak akan tercapai,
    melainkan dengan kurniaMu,
    dan limpahkanlah kepadaku kemurahanMu,
    Dan sayangilah daku dengan kebaikanMu,
    dan peliharalah diriku dengan rahmatMu,
    Dan jadikan lidahku untuk selalu berzikir kepadaMu,
    dan hatiku supaya selalu mencintaiMu,
    Dan anugerahkanlah kepadaku yang terbaik dari ijabah (penerimaan)Mu,
    dan hapuskanlah jejak-jejakku (ketika aku melakukan kesalahan), ampuni ketergelinciranku,
    Dan sesungguhnya telah Engkau wajibkan hamba-hambaMu beribadah kepadaMu,

    Engkau perintahkan mereka untuk berdoa kepadaMu,
    dan Engkau beri jaminan kepada mereka ijabah,
    Maka kerana itu, kepadaMu, Ya Rabbi!, aku hadapkan wajahku,
    Dan kepadaMuYa Rabbi!, aku hulurkan tanganku (memohon doa),
    maka demi KebesaranMu, perkenankanlah doaku,
    Dan sampaikanlah daku akan cita-citaku,
    dan janganlah putuskan harapanku akan kurniaMu,
    Dan lindungi daku dari kejahatan jin dan manusia dari kalangan musuh-musuhku,

    Wahai Yang Maha Cepat ridhaNya,
    ampunilah orang yang tidak memiliki apa-apa pun kecuali doa,
    Kerana sesungguhnya Engkau melakukan apa yang Engkau kehendaki,
    Wahai Yang NamaNya menjadi ubat,
    dan mengingatiNya adalah penyembuhan,
    Dan ketaatan kepadaNya adalah kekayaan,
    Kasihanilah orang yang modalnya adalah pengharapan,
    Dan senjatanya hanyalah tangisan,

    Wahai, Penabur kurnia!
    Wahai, Penolak bencana
    Wahai Nur yang menerangi mereka yang terhempas dalam kegelapan,
    Wahai, Yang Maha Mengetahui tanpa diberitahu,

    Sampaikanlah selawat dan salam pada Muhammad dan ali Muhammad,
    Lakukanlah kepadaku apa yang layak (terhadapku) BagiMu,
    Dan semoga Allah melimpahkan kesejahteraan kepada RasulNya,
    dan para A’immah (para imam a.s.) yang mulia dari keluarganya,
    Dan sampaikanlah salam (kesejahteraan) yang melimpah-limpah kepada mereka.

    Translation by Husein A. Rahim M.B.E., London.

  3. Kurt says:

    Subhanallah, saya baru menemukan terjemah doa yang bagus nan indah tata bahasanya… :D
    syukron ana taut yaa :D

Leave a Reply