Al-Hasani Yang Mastur Sekaligus Masyhur
Oct 3, 2007
ali | 1
SAYYIDINA Hasan, bersama adiknya Sayyidina Husin adalah cucu dan buah hati Rasulullah. Beliau meninggal dunia sebagai syuhada karena diracun seseorang.
Saudaranya Husin, tatkala mengetahui sang kakak telah diracun, memaksanya agar memberitahu siapa pelakunya, namun beliau menolak. Hasan berkata: “Allah akan lebih berat lagi menurunkan siksaan-Nya terhadap orang tersebut bila benar sangkaanku. Kalau tidak, maka jangan sampai seseorang tak bersalah dibunuh lantaran diriku.”
60 Responses
Ibnu Al-Jauzi dalam kitabnya Tadzkirah Al-Khawas menukil dari Abu Sa’id dalam Thabaqat-nya menyebutkan putra putri Sayyidina Hasan adalah: Muhammad Al-Ashgahr, Ja’far, Hamzah, Muhammad Al-Akbar, Zaid, Hasan Al-Mutsana, Fatimah, Ummul Hasan, Umul Khair, Ummu Abdurrahman, Ummu Salmah, Ummu Abdullah, Ismail, Ya’qub, Abubakar, Thalhah dan Abdullah.
Muhammad Ali Shabban dalam bukunya ‘Teladan Suci Keluarga Nabi’ mengatakan keturunan Sayyidina Hasan yang sahih yang ada sekarang adalah Zaid dan Hasan Al-Mutsana. Zaid lebih tua dari saudaranya Hasan Al-Mutsana. Sesudah pamannya Husin meninggal, ia membai’at Abdullah bin Zubair sebagai khalifah. Menurut salah satu pendapat, Zaid hidup selama seratus tahun.
Sedangkan Hasan Al-Mutsana, ikut pamannya Husin di Karbala, dan mendapat luka-luka dalam perang melawan pasukan Yazid Muawiyyah. Ketika pihak musuh hendak mengambil kepalanya, mereka dapati ia masih bernafas, lalu Asma bin Kharijah Al-Fazzari berkata: ‘Biarkan dia kubawa!” Kemudian dibawanya ke Kufah dan diobati sampai sembuh. Setelah itu, Hasan Al-Mutsana kembali ke Madinah.
Habib Ali Zainal Abidin Assegaf, pengurus Naqobatul Asyrof Al-Kubro (lembaga pemeliharan, penelitian, sejarah dan pencatatan silsilah Alawiyin) mengungkapkan mayoritas habib (sayyid) di Indonesia yang ber-fam Al-Hasani berasal dari putra Sayyidina Hasan yang bernama Hasan Al-Mutsana.
“Yang turun ke Indonesia dari Hasan Al-Mutsana, ada sebagian dari Zaid, tapi kini telah habis,” katanya ketika dihubungi di Jakarta.
Ali mengungkapkan pemilik marga Al-Hasani saat ini ada Palu, Ternate, Pasuruan, Surabaya, Palembang, Jakarta dan sebagian kecil di Aceh.
Ada lagi Al-Hasani yang turun di Sumenep (Madura), anak-anak buyutnya hijrah ke Kuningan, Cirebon, Tangerang dan Jakarta. “Kalau (Al-Hasani) yang di Samarinda itu bukan, itu palsu,” kata pakar silsilah ini.
Habib Chaidar Hasyim Anggawi Al-Hasani, mengungkapkan keturunan Sayyidina Hasan dari sub marga Anggawi Al-Hasani yang paling awal adalah Habib Yusuf bin Ali di Kampung Telangu, Sumenep.
“Keturunannya sekarang ada di Cirebon, Jakarta, Pekalongan dan Kuningan,” kata Chaidar, yang setahun silam pindah domisili dari Jalan Simpang Gusti Banjarmasin ke Jakarta.
“Saya balik ke Jakarta tahun lalu karena ibu saya sendirian dan dalam keadaan sakit,” ujarnya.
Chaidar menyatakan selama tinggal di Banjarmasin ia mengaku belum pernah bertemu dengan kerabat yang memiliki fam Al-Hasani.
Pemilik fam Al-Hasani, kata dia, tak sebanyak jumlah fam di keluarga Bani Alawi yang merupakan keturunan Sayyidina Husin.
Beberapa figur ternama yang memiliki fam Al-Hasani adalah Sulthanul Awlia (Pemimpin Para Wali) Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, Syekh Saman Al-Madani (pendiri Tarekat Sammaniyah), Abul Hasan Asy-Syazili (sufi besar asal Maroko), Sayyid Alwi bin Abbas Al-Maliky dan putranya Sayyid Muhammad bin Alwi Al-Maliky.
“Al-Hasani itu mastur (tidak banyak, langka dan tersembunyi, red),” ujar Chaidar.
Al-Hasani memang mastur, tapi diantara yang sedikit itu saat muncul ke permukaan sangat masyhur (sangat terkenal). (bersambung)
Sumber :
1. Muhammad Ali Shabban, Teladan Suci Keluarga Nabi
2. Wawancara Habib Ali Zainal Abidin Assegaf, Jakarta
3. Wawancara Habib Chaidar Hasyim Anggawi Al-Hasani, Jakarta
Assalammualaikum,
Saya Halim Azizi Bin Noh Bin Alang Said Bin Ngah Jaya Bin Mustafa Bin Daeng Selili/Arung Singkang Bin Daeng Ahmad / Sultan Ahmad Johan Badr Berdaulat, keluarga Hasan al-mutsana ramai terdapat diPerak, Malaysia. Tapi kami tersembunyi walaupun ramai dan tidak memakai nama sharif/sayed. Dan banyak dari merekai tidak tahu silsilah mereka yang sebenar. Kerana mereka hanya tahu setakat Daeng Selili dan beranggapan berketurunan Bugis Luwu’/Wajo. Saya berkesempatan untuk menggali rahsia sisilah ini setelah membaca CVT” berpetualang ke Aceh” yang di tulis olih merahsilu. Beliau banyak membantu saya membuat kajian silsilah al-hasani sehingga berjaya. Wassalam.
upu_jugra@yahoo.com
Waalaikum salam warahmatullahi wabarkatuh.
Bertemu juga akhirnya dengan Tuan. Di mana tinggal? Boleh tahu cerita hidup (sejarah) Daeng Selili? Dan juga daeng Ahmad alias Sultan Ahmad Johan Badr Berdaulat?
Saya tengah membaca tentang “Berpetualang Ke Aceh”. Smoga nanti berjumpa juga dengan pengarangnya (Radzi Sapiee).
Assalammualaikum Tuan,
Alhamdulillah Tuan respond dengan komen fakir. Fakir tinggal diKulim Kedah dan bekerja diPulau Pinang.Tuan pula dimana?
Kalau ikut sejarah Arung Singkang/Sultan Pasir, ia bermula dari serangan Belanda (perjanjian Bugaya) diSulawesi dan dibawa bapa saudara ke Samarinda, dibesar disana, dibawa seorang Ulama’keMekah dan mendalami Ilmu Islam disana/al-azhar. Kembali dan membuat kapal sendiri dan mencari panglima perang sendiri dan kembali berperang dengan Belanda diSulawesi,menalukki sulawesi kecuali Makassar dan menjadi OPUNE WARE diWajo. Beliau datang kePerak setelah nilai Islam yang diterap mendapat tentangan dari Raja Bugis yang lain atas hasutan Belanda dan kepercayaan Anisme dan fahaman datuk nenek yang tebal. Beliau tinggalkan takhta kepada kakaknya dan membawa pengikutnya kePerak. Perak juga pernah menjadi jajahan Aceh dan keturunan raja yang dibawa keAceh menjadi raja diPerak. Tetapi misi beliau bukan untuk menalukki Perak tapi telah menjadi sahabat dan adek ipar kepada Sultan Muzaffar dan membawa adat temenggung agar tiada perbalahan antara waris Sultan Perak. Beliau diberikan Gelaran Dato’ Maharaja Lela Tan Lela Putera kerana jasa membantu Sultan dan rakyat Perak menentang musuh dan lanun. Dalam sayembara menentang lanun, akahir beliau ketemu juga abang kandungnya Daeng Hanasah diPulau Sembilan. Daeng Hanasah adalah ketua lanun yang ditakuti olih Belanda dan Inggeris, juga bakal menjadi Raja Aceh, tapi perbalahan berlaku dan sokong kuat dari pembesar Aceh yang tidak mahu Putera dari keturunan ibu dari Bugis menjadi Raja Aceh. Anak dari keturunan rakyat biasa Aceh dilantik Raja Aceh dengan sokong pembesar Aceh. Daeng Hanasah dibawa keSultan Perak dikenalkan sebagai abangnya dan menjadi pembesar Perak.
Daeng Ahmad adalah berketurunan dari Raja Perlak, Raja Samudera, Raja Aru Barumum dan Raja Aceh. Tapi ada Raja Aceh mengembara keLuwu menjadi Ulamak bukan sebagai Raja hasil perkahwinan dengan Puteri Raja Bugis telah mengubah nama kepada Daeng/Syeikh .
Keterangan mendalam Tuan bolih dapat dari MS penulis buku BKA yang Tuan baca itu.
Wassalam.
Di Banjarmasin, Borneo.
Arung Singkang/Sultan Pasir periode tahun berapa?
Daeng Ahmad anak dari siapa? Boleh nama pedatuan ke atasnya lagi?
Saya pernah datang ke Kompleks Makam Raja Pasir di Kabupaten Passer. Bisakah dijelaskan kaitannya dengan Arung Singkang?
Kalau mengikut dari kajian sejarah mungkin dilahirkan tahun 1700 tapi fakir rasa lebih awal lagi dalam usia remaja datang ke Samrinda menawan Kutai dan Pasir 1726 dan menjadi OPUNE WARE dari tahun 1737 hingga 1754 Beliau berkahwin dengan Puteri Raja Kutai. Beliau dikatan meninggal dunia diPeneki tahun 1765 dan makamnya ada disana. Tapi beliau timbul diPerak dengan nama Daeng Selili bukan LA MA’DUKELLENG/ARUNG SINGKANG/SULTAN PASIR/ARUNG PENEKI. Sewaktu beliau mengahwini Puteri Kutai, Daeng Bugis Lima Beradek turut hadir bersama panglima bugis yang lain. Daeng Ahmad adalah puera kepada Laksamana Daeng Abdur Rahman suami kepada sultan Naqiat ud-din Nurrul alam Shah binti Raja Mahmud Radhiah ibni al-Marhum Sultan ‘Ali Mughayat II Ri’ayat Shah. Yang keatas fakir dilarang menceritakan kepada umum sebagai menjaga amanah dan keselamatan keluarga keseluruhannya.
Assalamulaikum wr wb.
Tuan apa kabar? Smoga tetap sehat wal afiat.
Beberapa waktu yang lalu, saya juga bertemu dengan
seorang (keturunan) sayyid. Kakeknya juga
bergelar Daeng. Mereka tinggal di daerah Kotabaru,
Kalimantan Selatan.
Membaca perihal riwayat keluarga Tuan, sangatlah
menarik. Sosok Daeng Selili, Daeng Hanasah, berapa
bersaudara mereka? Asal muasal tumbuhnya dari daerah mana? Pertanyaan paling saya tunggu jawabannya adalah siapa moyang (datuk) yang pertama kali masuk (berlabuh) ke
wilayah Nusantara? Saya ingin menyambungkan keterangan
tentang anak cucu keturunan Sayyidina Hasan AlMutsana.
Terima kasih jika Tuan sudi membuka sedikit rahasia
keluarga ini.
Ali,
Daeng Selili dan Daeng Hanasah mempunyai seoarang kakak yang menjadi pemerintah Luwu’ apabila mereka meninggalkan Luwu’ untuk pergi mengembara keNegeri asal Ayahanda mereka. Kalau ingin tahu siapa yang mula berlabuh di Perlak sila buka sejarah Perlak dan terus ke Samudera. Kerajaan Aru diperintah olih keturunan dari kerajaan Samudera dan seterusnya dari keturunan Aru menjadi menantu kepada Sultan Aceh. Aceh menyimpan banyak rahsia keturunan Saidina Hasan dan Saidina Husin, tapi sayang telah digelapkan olih mereka-mereka yang berkepentingan untuk merebut menjadi Sultan Aceh. Sehingga kerajaan Aceh menjadi lemah setelah para Ulama’ yang berwibawa menjadi fitnah olih penjajah.
Daeng Hanasah mempunyai seoarang kakak yang bergelar Ratu.dalam arkib negara ada butirannya.
Ya, sudah ada lagi data tambahan untuk dijadikan rujukan. Alhamdulillah, bagaimana nak buat rujukkan diarkib negara?. Mungkin ada data lain yang bersangkutan dengan sejarah al-hasani.
Assalamu’alaikum,
Bagaimana dengan Sayyid Abdul Kahfi pendiri Pondok Pesantren Al Kahfi Kebumen sekitar abad 16. Beliau dikatakan sebagai Al Hasani dari Syekh Abdul Qodir Al Jailani.
wahyu-jakarta
Menurut sumber Pondok Pesantren AlKahfi Somalangu, Kebumen, nama asli beliau adalah Sayyid Muhammad ‘Ishom Al-Hasani. Ayah beliau Sayyid Abdur Rasyid bin Abdul Majid Al-Hasani, ibu beliau Syarifah Zulaikha binti Mahmud bin Abdullah bin Syekh Shahibuddin Al-Huseini ‘Inath. Sang ayah merupakan keturunan ke-22 Rasulullah SAW. Jadi beliau adalah generasi ke-23 dari Nabi.
Mendapat nama Abdul Kahfi dari sang guru Sayyid Ja’far Al-Huseini karena gemar berkhalwat di goa. Beliau datang ke Hadhramaut dari Baghdad memenuhi permintaan AlHabib AlQutb Abdullah bin Abubakar Alaydrus (generasi ke-24) untuk bersama-sama ahlul bait yang lain memerangi ahli sihir di Hadhramaut.
Dikabarkan pula, pernah membantu dakwah Sunan Ampel.
Salam,
Tuan tinggal di mana?
tolong,diselesaikan al-hasani palsu yg ada di samarinda,mohon kepada ikatan alawiyin.karena mereka bukan habib keturunan alawiyin.disana banyak orang yg tertipu karena mereka ngaku2 al-hasani,dan lg mereka terkadang berlaku tidak wajar terhadap orang,karena orang takut kualat terhadap mereka yg mengaku al-hasani.
wss
tolong,diselesaikan al-hasani palsu yg ada di samarinda,mohon kepada ikatan alawiyin.karena mereka bukan habib keturunan alawiyin.disana banyak orang yg tertipu karena mereka ngaku2 al-hasani,dan lg mereka terkadang berlaku tidak wajar terhadap orang,karena orang takut kualat terhadap mereka yg mengaku al-hasani.
wss
Terimakasih banyak atas infonya. Jazakallah. Saya sedang di jakarta sekarang namun tinggal di perth, australia
Tuan Yth, info apa yang Tuan komentari? Boleh dong info juga dari Tuan, bagaimana kiprah para habaib/syarifah di Australia, di Perth, Sydnety, Melbourne atau Adelaide. Apa yang mereka perbuat di sana dan bagaimana interaksi mereka dengan masyarakat lokal? Salam.
ali, ada keterangan yg disertai surat pengakuan dari DR.HABIB ALI SYAUDI BIN SYIHAB dari Palembang bahwa alhasani yg di samarinda ini berdasarkan hasil telusur sejarah yg diteliti oleh beliau dan dari rujukan beberapa kitab mashur yang memuat nasab alhasani ini bahwa “mereka (ALHASANI) SAMARINDA, berasal jurriyat dinasty QOSIM Di Yaman Utara, yg mana dinasti Qosim ini bersambung nasabnya ke Sayyidina Iberahim taba-taba.dan secara resmi pula Jurriyat dari Dinasty Qosimiah Yemen Utara ini memberikan surat pengakuan resmi kerajaan dan pengakuan nasab bahwa jurriyat alhasani samarinda ini berasal dari jalur mereka.
untuk beberapa saudara yg komentar alhasani palsu, tolong cek dgn kaidah ilmiah kebenaran info itu sesuai dengan ajaran baginda rosulullah, dan selama ana di samarinda rasanya tidak ada jurriyat alhasani yg menjual nasab utk menakuti ahlul muhibbin, yg ada bahwa mereka memang org yang mampu dan banyak berderma di jln Allah, mari dgn pemikiran dan kepala dingin serta dengan tanggapan yg ilmiah dan berdasar serta, jgn mengikuti org2 yg memang kurang pendidikannya sehingga asal memberikan tanggapan, apalagi disebabkan oleh rasa sentimen pribadi karena kalah dalam persaingan bisnis.
ass,sblumnya ampun dan maaf ya tuan,saya masih belum tau yang mana yg benar,ditulisan diatas diinyatakan dari sumber:
-MUHAMMAD ALI SHABBAN,Teladan suci keluarga nabi.
-Wawancara HABIB ALI ZAINAL ABIDIN ASSEGAF,Jakarta.
-HABIB CHAIDAR HASYIM ANGGAWI AL-HASANI,JAKARTA.
“Bahwa Al-Hasani(samarinda)itu bkn,itu palsu”.
itulah yg saya ketahui,saya yakin mereka adalah orang yg berpendidikan dan bkn org kurang pendidikan spt kata tuan(samarinda).bagaimana dgn tokoh rabithah,apkh ada yg bs menjelaskan tentang ini.tolong berikan penjelasan yg disertai kbenaran sejujurnya..krena saya cuma orang biasa yg ingin tau kbenaran orang disekitar saya…harap maklum.blzz
ass.sebelumnya ampun dan maaf sebesar2nya.berdasarkan dari sumber tulisan diatas yg saya baca lg,dan saya yakin mereka adalh sumber yg berpendidikan,dan bukan orang yg kurang pendidikan seperti kata tuan(SAMARINDA),berikut sumber:
-MUHAMMAD ALI SHABBAN,Teladan suci keluarga Nabi.
-Wawancara HABIB ALI ZAINAL ABIDIN ASSEGAF,jakarta.
-Wawancara HABIB CHAIDAR HASYIM ANGGAWI AL-HASANI,Jakarta.
“Bahwa Al-hasani yg ada di Samarinda itu bukan,itu palsu,kata pakar silsilah ini”.
saya ingin penjelasan dari tokoh alawiyin ikatan rabhitah.yg mana kebenaran sesungguhnya,karena saya adlah orang biasa yg ingin tau kebenaran orang disekitar saya.mohon ampun dan maaf,blz
Kepada Yth Tuan-tuan yang memiliki informasi,
Bolehkah saya sebagai pengasuh blog ini memperoleh kontak telepon, surat, email HABIB ALI SYAUDI BIN SYIHAB dari Palembang? Info beliau ini sangat berguna menjelaskan kedudukan Al-Hasani di Samarinda. Makin banyak keterangan atau versi akan membuat kegelapan menjadi lebih terang. Salam.
Sejarah kelaurga besar alhasani di Samarinda dalam mencari sambungan nasabnya memang sngat lama, kurang lebih 18 tahun, dan selama kurun waktu itu pula banyak sekali perdebatan yang sangat hangat di kalangan para habaib atau ahlul muhibbin, dalam perjalan pelacakan itu terjadi berbagai macam kesalahan nasab, baik itu sambungannya yang salah atau juga mengganti dengan nasab yang lain, yang mana pada intinya, KELUARGA ALHASANI TERSEBUT BELUM MENGERTI SECARA UTUH MENGENAI NASAB TERSEBUT. Secara bertahap usaha dari golongan mereka ini pada tahun 2000 mulai mendapat tanggapan serius dari pihak rabithah alawiyah Jakarta, yang mana pada waktu itu datang beberapa utusan Maktab Adimi Jakarta untuk mencoba menelusuri secara ilmiah dan akurat serta berdasrkan bukti-bukti autentik, dan hasil semestara bahwa asal jidd nya Alhasani samarinda ini adalah Tuan Achmad Palembang yang bermaqam di Muara Badak Kutai Kertanegara, dan dimakam ini sudah pernah berjiara tokoh2 habaib dari Jakart, Jawa dan Mekkah, yang mana dari tanggapan mereka bahwa Yang bermakam disini adalah Seorang Jurriyat Rosul yang Mastur dari golongan Sayyidina hasan.Termasuk utusan rabithah sendiri yang berjiarah pada waktu itu. Berpedoman pada beberapa petunjuk tokoh masyarakat disana serta kebenaran autneti dari nama Achmad Palembang Alhasani tersebut maka, beberapa tokoh habaib menyarankan untuk mencari ke palembang. dan pada tahun 2002, datang beberapa utusan alhasani samarinda ke palembang, dan dirujuk langsung ke pemegang kitab induk nasab jurriyat rosul yang ada disana.yaitu DR.Habib Ali Syaugi bin Shihab. yang mana setelah beliau membuka buku tersebut, maka dengan sangat jelas ditemukan nama Achmad Palembang bin Abdullah dan seterusnya hingga ke Sayyidina Iberahim Taba-taba’i dan Sayyidina Hasan Sibti dan Baginda Rosulullah saw. DR.ALi Syaugi Shihab, dengan berdasar rujukan kitab tersebut diatas akhirnya mengeluarkan suatu surat pernyataan yang beliau tanda tangani dan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah dan Baginda Rodulullah SAW. bahwa Keluarga besar rumpun Alhasani yang ada di samarinda ini memang datuknya yang bernama Achmad Palembang tersebut bersambung ke Rosulullah melewati jalur sayyida Hasan., tahun 2005 mereka (Alhasani smd) mencoba lagi menelusuri sejarah datuk mereka yaitu Habib Abdullah bin Ismail Alhasani yang ada di Sewun, dan akhirnya ditemukan rumpun keluarga besar alhasani di Yemen Utara yaitu dari jurriyat Qosim raja di Yemen, adapun segala macam cerita tentang mereka mMARILAH SAMA-SAMA KITA KUBUR SAJA, sebab itu merupakan sejarah perjalan ahlul baitinnabi yang terputus dan mencoba kembali ke ittrahnya baginda rosul, tentu akan banyak mendapat fitnah dan cobaan. Mudahan Allah swt selalu membimbing kita dan Baginda Rosul saw selalu memberkati kita, amin .
ass.mohon ampun dan maaf kepada tuan samarinda,bahwa pengasuh blog ini ingin minta no.kontak Dr.Habib Ali Syaugi bin shihab.karena info dari beliau penting buat kita semua dan penting buat kesimpulan tokoh rabhitah.bagi kami semua kesimpulan dari tokoh rabhitah ini amatlah penting.supaya semua tidak jadi fitnah..trima ksh.mohon ampun dan maaf…
Ass Wr Wb. Terima kasih untuk Tuan semua yang telah membuka masalah Al-Hasani Samarinda sehingga menambah keterangan yang sudah ada. Bolehkah saya mengetahui riwayat Tuan Achmad Palembang bin Abdullah di Muara Badak. Salam untuk semua saudara di Samarinda. Jika ada kesempatan saya ingin sekali ke sana, meneliti dan menulis tentang keluarga Al-Hasani di sana.
Apa kaitan Al-Hasani/AlHasni dengan Kesultanan Kutai?
Bagaimana jejak rekam sesepuh tokoh-tokoh Al-Hasani di Samarinda.
Tuan yang di Samarinda yang menulis keterangan dari Al-Hasani kah?
kok ga ada balasan dari tuan yg disamarinda.pdhl informasinya slalu kami tunggu jg…
Ass. Menceritakan manaqib Asysyarif Tuan Achmad Palembang bin Abdullah sangatlah panjang sehingga pada blog ini ana mencoba menulis per kajian saja, sesuai dengan buku manuscrift Syarif Achmad Palembang Alhasani yang telah disusun oleh keluarganya. dan ana adalah salah seorang jurriyat beliau.
Pada peninggalan tulisan tangan tuan Achmad palembang, denga jelas beliau mencantumkan nama beliau yaitu al faqir achmad bin abdullah bin ismail alhasani, yang diceritakan oleh beliau bahwa bahwa bapak nya yaitu Abdullah bin Ismail bin AL Mansyur Ali di lahirkan di daerah DAMAR Utara yaman dan wapat di Sewun (ada Maqamnya). Adalah Ismail bin Al mansyur Ali ini masih menyandang gelar Emir Ismail yang bersambung nasabnya ke Raja Qosim di Yaman Utara, dan dia memiliki 3 orang anak laki-laki yang tercatat di buku nasab di Palembang yaitu Muhammad, Abdullah dan Ismail. Abdullah bin Ismail ini berangkat ke daerah Asia tenggara sehingga sampilah DI Daerah Palembang yang dulu sempat tinggal didaerah 11 hilir palembang. Abdullah mempunyai dua anak yaitu Achmad dan Halimah, anaknya yang pertama inilah diberi gelar achmad palembang dan anaknya yang kedua diberi gelar Halimah Sugi.
Syarif achmad bin abdullah alhasani yang terkenal dgn sebutan tuan achmad palembang ini yang menurunkan marga alhasani memiliki empat orang isteri; yang ada di Samarinda pusatnya dari isteri yang pertama dan isteri keempat, sedangkan dari isteri kedua menurunkan jurriyat di Jawa tepatnya Pasuruan, dan dari isteri yang ketiga menurunkan jurriyat di palembang sekarang ini. Nanti insya Allah secara detail akan kita tulis disini.
Pakar silsilah di Tarim hadramaut yaitu Habib ALI Mashur BSA sendiri mengatakan bahwa jurriyat alhasani dari dinasti Qosim didaerh Shomali ini hanya memiliki satu jalur berdasrkan trah kerajaan mereka, berbeda dgn jurriyat sayyidina husien yang memiliki sekian banya pecahan nasab yang sangat tersusun rapi dan dipegang oleh orang yang ahlinya. Sehingga kebanyakan djurriyat dikalangan alhasani tidak mengenal adanya pencatatan ataupun buku-buku khusus untuk pengenal bahwa mereka berasal dari qabilah apa. kecuali alhasny yang berada di Indonesia dan yang memang tercatat di buku besarnya golongan alawiyyin ini.
Adapun mengenai tulisan ALHASNY dgn ALHASANI memang sama-sama dari jurriyat sayyidina hasan, dan tulisan ALHASNY ini digunakan oleh jurriyat Yusuf bin ‘Abid yang merupakan murid utama Fachrul wujud Abubakar bin Salim, yang berada di Indonesia khususnya Gorontalo, sedangkan di negara asalnya sendiri masih tetap memegang istilah Alhasani.
ass.alhmdllh..maaf alangkah baiknya penjelasan anda…tp untuk menambah kedetilan marilah cari no.kontak dr.hbb.ali syaudi/syaugi?krna pengasuh blog ini mau menghub.beliau,apkh emailnya jg ada?krna informasi bliau sangt penting.kasihan anda terlalu repot mnjelaskan,dan mncari sejarahnya.
supaya anda lbh mudh2 biarkan pengasuh blog ini mau brhub.dgn hbb ali syaudi/syaugi.kmi mnghargai pnjlsan anda tuan(smrnda).akn tetapi kita tetap ingin melihat hasil akhir dari tokoh rabithah untuk pencarian informasi dari tokoh plmbang ato yg lainnya.ampun maaf ya tuan smrnda.kmi tunggu scptnya..wss
terima kasih atas tanggapan tuan yang identitasnya tidak muncul sampai sekarang, dan mudahan kita semua selalu dapat bimbingan rosulullah, mengenai penjelasan yang ana tulisan itu adalah salah satu permintaan pengasuh juga, Adapun semua sejarah datuk kami adalah kewajiban jurriyatnya untuk meneliti perjalanan (Manaqib) datuknya dengan benar.Jika ada pihak lain yang memberikan perhatian lebih terhadap nasab ini kami sangat bersyukur atas jerih payahnya. dan kami akan bersedia membantu selama dalam batasan seputar sejarah nasab ini, adapun mengenai tanggapan dan ulasan berbagai pihak terhadap keberadaan nasab alhasany ini maka kami akan memberikan tanggapan sesuai dengan pertanyaan atau pernyataan yang dianggap perlu. adapun setiap pernyataan yang kami keluarkan ini berdasarkan hasil penelitian kami juga. dan mengenai sumber rujukan seperti pernyataan DR.HABIB ALI SYAUGI SHIHAB dari Palembang yang sudah kami miliki, maka apabila ada pihak lain yang merasa berkepentingan untuk membuktikan kebenaran pernyataan ini, kami persilahkan mencari sendiri kebenarannya.termasuk identitas dan alamat DR.HABIB ALI SYAUGI SHIHAB yang sudah dikenal oleh khususnya kalangan rabithah palembang dan jakarta dan juga secara umum dikenal oleh kebanyakan habaib di Indonesia atau di luar negeri.Apalagi pengasuh ini yang ana kenal termasuk Ma’rup dikalangan habaib, insya Allah beliau dengan mudah mencari identitas dan alamat tsb.Silahkan saja tokoh manapun yang anda rujuk untuk memerikan tanggapan, tidak jadi masalah yg penting dasar/dalil nya ada. dan kami dari pihak alhasany samarinda sangat menghargai semua masukan dan saran yang kami yakini untuk menambah wawasan kita dalam hal nasab ini. jd mohon maaf kepada saudaraku yang sangat berminat membantu mencari keabsahan
Terima kasih infonya, untuk tuan yang ana belum tahu identitasnya dan banyak memberikan masukan dan saran bagi kami, cuma ana agak bingung yg mau alamat DR.Habib Ali Syaugi itu antum atau pengasuh, sebab setahu ana pengasuh blog ini insya Allah sudah ketemu atau kenal dengan beliau, yg ma’rup dikalangan habaib, khususnya pencari dan peneliti nasab di Indonesia. tapi kalo antum memang ingin tahu keberadaan beliau yg sdh sangat ujur di palembang ahsan antum kesana saja sekalian cek data-data yg ada pada beliau khususnya data alhasany samarinda.Dan mengenai tulisan sejarah manaqib datu kami adalah merupakan kewajiban kami sebagai generasi penerusnya, bagi yg ingin tahu akan kami jelaskan bila berhubungan dgn interen kepentingan data keluarga kami, sedangkan mengenai data di luar sejarah keluarga kami, dipersilahkan menelusuri sendiri agar lebih yakin kebenarannya, akhirnya hanya kepada Allah dan Rosulullah lah kami berserah, amin.
terimakasih atas segala info dan saran serta masukannya bagi kami kelaurga besr alhasany di samarinda. dan mudahan kami selalu berusaha dengan ikhlas menggali manaqib datuk kami sendiri, tanpa ada unsur-unsur yg negatif. dan mengenai tulisan diatas (sejarah datuk akhmad palembang serta kaitannya) yg merupakan pertanyaan pengasuh blog ini akan kami usahakan sebisa mungkin sesuai dgn hasil penyelidikan kami. dan mengenai keabsahan tulisan dan sumber rujukan ana pikir biarlah orang lain saja yg menilai dan mencari pembuktiannya agar tercapai keseimbangan informasi dan pembuktian kebenaran rujukan dari manapun sumbernya. sebab seperti telah kami jelaskan sebelumnya bahwa “nasab alhasani ini tidak ada hubungan langsung dengan keberadaan rabithah alawiyah milik kaum alawiyyin. mudahan bisa dipahami, dan kami selalu menanti masukan dari berbagai pihak yg ingin bertanya seputar nasab alhasani ini. Akhirnya kepada Allah swt akmi berserah dan kepad Baginda Rosulullah saw kami mengharap syafaatnya.
Ass.wr.wb. Terima kasih atas segala masukan dari berbagai pihak terutama tuan (yg belum ana tahu identitasnya), mengenai semua tulisan tuan akhmad palembang, kami tidak akan merasa lelah dan cape untuk menulis dan meneliti sejarah datuk kami, apalagi ada pertanyaan dari pengasuh blok ini mengenai datuk tuan akhmad palembang alhasany.
Adapun mengenai semua pembuktian dan rujukan kitab yang sudah kami lakukan, maka jika ada pihak lain yang ingin lebih yakin dan merasa sangat sangat berkepentingan dgn nasab alhasani samarinda ini, maka kami sangat bersyukur kepada Allah, atas semua perhatiannya dan guna keseimbangan pembuktian keabsahan nasab ini, maka dipersilakan mereka yg berkepentingan untuk melacak sendiri sumber rujukan yg kami sebutkan, karena kalo kami yg kembali memberi masukan detail alamat tsb, maka tindakan tersebut kurang sportif, jadi silakan re ceck semua yg kami tulis. dan juga sebenarnya kami tidak terlalu mementingkan tanggapan dari berbagai pihak mengenai keberadaan dan kebenaran nasab alhasany samarinda ini. sebab kami meyakini apa yg kami dapatkan yg akan kamipertanggung jawabkan dihadirat Allah dan Rosulullah. Cuma kami akan memberikan tanggapan apabila menyangkut hal-hal yg berakibat menjadi fitnah kubro bagi keluarga kami khususnya dan umat rosulullah pd umumnya, mudahan bisa dipahami oleh semua piha, dan masalah lain kalo memang pengasuh blog ini tetap ingin mengetahui keberadaan dan sepak terjang sesepuh alhasani ini, maka kami akan dengan senang hati memaparkannya,.
Ass Wr Wb. Untuk Tuan Syahid di Samarinda. Kami dulu punya teman di Banjarbaru yang kita panggil Said. Dari kawan yang lain, saya dengar ia mencari jati dirinya. Kawan bernama Said ini tinggal di Kuin-Alalak (Banjarmasin). Saya hadir waktu ia melangsungkan pernikahan beberapa tahun silam di rumahnya di Banjarmasin. Ia sekarang tinggal di Samarinda –setelah selesai kuliah di Fakultas Perikanan Unlam. Saya dengar ia membuka usaha di bidang komputer. Di sana, konon, ia telah menemukan jati dirinya sebagai AlHasni. Adakah Tuan Syahid kenal dengan teman saya ini?
Saya ingin bertanya adakah satu keluarga AlHasni –dari Samarinda atau Tenggarong–yang berdiam di Kuin dan atau di Sungai Lumbah, Berangas, Kabupaten Barito Kuala?
Di daerah yang saya sebut terakhir, saya mengenal seorang figur terhormat yang secara “roh” layak menyandang gelar ‘Habib’. Saya dapat kabar pula, status AlHasni beliau diragukan oleh kebanyakan. Tapi entah mengapa saya sendiri yakin beliau ini ada genetika keturunan Rasulullah.
AlHasni menjadi asing dan ‘disangsikan’ keabsahannya bahkan ditiadakan (dipalsukan) karena tidak popular seperti Alawi. Bagaimana pendapat Tuan?
Dari cerita pihak keluarga, Datuk Achmad Palembang itu kalau boleh tahu dulu bekerja sebagai/di bidang apa?
Salam.
assalamu’alaikum wrt
Saya mohon jelas dari sesiapa di sini tentang yang berikut,
i)Sultan Brunei Syariff Ali dari jurai al Hassan ynag mana dan siapakah saudara-maranya.
ii) Bolehkah dinamakan saudara-mara Sayyid Sheikh Abdul Qadir al-Jailani
iii) Adakah Syekh Saman Al-Madani itu ialah orang yamng sama dengan Syeikh Abdul Karim As-Samman Al Madani
sekian dari saya llonni@gmail.com
Assalamualaikum wr.wb. Alhamdulillah akhirnya kita ketemu juga ya akhina fillah, ana lah yg antuk maksud tersebut dan untuk lebih detailnya ini email ana yaitu said2hasany@yahoo.com ; mudahan ana bisa mengingat kembali siapa antum sebenarnya, sebab sekarang masih agak kabur ingatan ana, mohon maaf, ana tunggu info selanjutnya. syukron katsir
Assalamualaikum wr.wb. Alhamdulillah akhirnya kita ketemu juga ya akhina fillah, ana lah yg antuk maksud tersebut dan untuk lebih detailnya ini email ana yaitu said2hasany@yahoo.com ; mudahan ana bisa mengingat kembali siapa antum sebenarnya, sebab sekarang masih agak kabur ingatan ana, mohon maaf, ana tunggu info selanjutnya. syukron katsir
salam.. adakah saudara reply tersebut kepada saya atau kepada siapa..
llonni@gmail.com
said2hasany@yahoo.com bila saya balas email dia rejectlah…betul ke email address ni…
llonni@gmail.com
Benar, kata Tuan Ilonni, saya pun dua kali gagal mengirim email ke Tuan Said Samarinda. Email yang betul apa? Tuan Said, teman Tuan yang bernama Mulyadi merindukan Tuan. Lama tak berkabar, dan hilang kontak. Syukur bisa ketemu di sini. Kapan bajalanan ke Banjar?
Syukur alhamdulillah, saudaraku mulyadi, mudahan kita cepat bisa ketemu, insya allah ana akan kebanjar rutin 3 bulan sekali , nanti sekitar bulan sa’ban awal, ana akan kebanjarmasin, adapun mengenai email ana yaitu said2hasany@yahoo.com
sudah ana cek memang tidak ada masuk, sebab beberapa hari terakhir khususnya PON ini maka banyak sekali email yg tidak bisa beroperasi di Kaltim khususnya. tapi coba terus insya allah ana tungguuuu… kangennya, juga untuk saudaraku Illoni@gmail.com ana tunggu terus emailnya
mohon maaf semua, mungkin ana salah ketik email yang benar yaitu :
said2hasany@yahoo.co.id
ana tunggu emailnya lagi dengan cepat.
salam dari keriswarisan.com Malaysia. saya mencari salahsilah mengenai keturunan daeng hanasah. boleh tuan bantu saya. saya adalah pengkaji sejarah. saya memerlukan banyak maklumat mengenai daeng hanasah untuk selesaikan banyak perkara dan ia sangat penting.
ada tuan boleh bantu saya??
harap tuan dapat membantu saya..
Johan@keriswarisan.com
bisa minta nasab hbb syech alhasny gorontalo? pendiri mesjid annur (kampg arab gorontalo)
Ass. Wr.Wb. Para Habaib Yang dimulyakan oleh Allah Swt. yang menelusuri keturunan/silsilah dari Sayidina Hasan Mutsana bin Sayidina Hasan, Saya Nasrudin Al hasnie ingin bertanya masih ada ikatan kah/keturunan kah saya dengan Sayidina Hasan Mutsana bin Sayidina Hasan bin Sayidina Ali Bin Abi Thalib? Saya mohon bantuan dan penjelasannya, Sekarang saya tinggal di Bogor, tepatnya di Jl. Lodaya ujung No. 18 Rt.02/VII Kel. Babakan Kec. Bogor Tengah Kodya Bogor Telp. 081384438979. Sekali lagi saya mohon bantuannya untuk menelusuri/mencari keabsahan data/keturunan/leluhur saya, dan saya bersedia bersilaturahim kapanpun dan dimanapun selagi masih diwilayah Pulau Jawa. Demikian permohonan saya yang faqir ini, apabila ada kesalahan dan kata-kata permohonan saya yang kurang sopan saya mohon ma’af yang sebesar-besarnya. Terima kasih saya ucapkan. Wabillahitaufik walhidayah Wassalamua’laikum Wr.Wb.
Nasrudin al-Hasni Bin R. Ayub Al-hasni bin R. H. Moch. Aminulloh/Tengku Pang. Syarif H.Amin bin Tengku Pangeran Syarih H. Abdul Ghani Al-Hasni bin Tengku Pang. Syarif Ayub Safiyudin bin Tengku Pang. Syarif Abdul Djali Aqqomaddin.
Asalamuaikum Habib !.saya dari keturunan ke 17 dari syeikh qadir
Assalamualaykum….gemana dgn Alhasani yang disamarinda?makasih sebelumnya…
Tolong koreksi Maghrabi di silsilah dari keluaga itu garis keturunannya dari sayyidina Hasan tetapi website silsilah walisongo al maghrabi adalah dari garis keturunan sayyidina Husain, tolong klarifikasinya dan koreksinya.
asalamuaikum ! Ada seorang lagi ulamak ,anak dari SAIYID ISMAIL AL HASANI AL JAILANI( SYEIKH SULTAN ARIFFIN),PULAU BESAR MELAKA. ia itu nama sebenar nya SAIYID AHMAD SALIM, telah ditugas kan olih datuk nya MAULANA ISHAQ/ MAULANA MOHAMAD YUSUF ke negeri Selatan Sumatera. adakah anda tahu di mana makam sebenar beliau.Saya memerlu kan 2 lagi nama datuk datuk saya ,untuk confim kan nasab saya .datuk saya hanya memberitahu, setakat buyut nya sahaja.yang saya dapat hanya dari cakap nenek saya sahaja.Nasab saya seperti berikut : syeikh mohamad din b syeikh jalil b syeikh ahmad said ( dalam i/c syed md.said) b syeikh ahmad b syeikh umar saad b syeikh Ahmad Maulana Ismail B Syeikh ahmad Kamal/panglima lidah hitam b syeikh ahmad kamil/panglima Daik b Syeikh Ahmad Salim. Saya memang berpegang denga nasab ini. kerana nenek saya yang beritahu pada saya….Tetapi bila lihat NASAB SULTAN JAMBI SYEIKH AHMAD SALIM dah ke allawiyin pula. jadi saya rasa keliru pula.Kami memang tahu kami dari keturunan Jambi dan yang pasti nya dari PUTERI MAYANG MENGURAI, ini saya memang tanya bapa saya dan nenek saudara saya.Puteri Mayang Mengurai sebenar nya nama asal nya ialah SYARIFAH TOLKIAH BT MAULANA PENGERAN MOHAMAD HUSIN B SUNAN GUNUNG JATI….SAYA NAK MINTA TOLONG SAUDARA ANONYMOUS CONFIRM KAN AHMAD SALIM BARUS ITU DARI HASANI ATAU ALLAWI..TERIMA KASIH.
saya sambung sedikit..Kalau yang di makam kan kat pulau besar melaka tu, nama nya SYEIKH MOHAMAD SAMAN / SYEIKH THANAUDIN/ SYEIKH KARIMUL MAKDUM/ SANG ADI PUTRA/PANGLIMA HITAM BIN SAIYID AMIR AHMAD SYAH JALALUDIN….ADIK BUNGSU kepada SAYID HUSIN JAMADIL KUBRA….INI BERMAKNA SYEIKH ITU DARI MARGA AZAMAT KHAN. YANG HASANI IALAH SYEIKH ISMAIL B SYEIKH A.QODIR B SYEIKH JABBAR B SYEIKH MUHYIDIN A.QODIR JILANI BIN SYEIKH AL IMAM ABI SHOLIH J.DOSTI B AL IMAM SAIYID ABDILLAH B AL IMAM SAIYID YAHYA AL ZAHID B AL IMAM SAIYID MOHAMAD B AL IMAM SAIYID DAUD B AL IMAM SAIYID MUSA B AL IMAM SAIYID ABDILLAH B AL IMAM SAIYID MUSA AL JUN B AL IMAM SAIYID ABDILLAH AL MAHDI B AL IMAM SAIYID HASSAN AL MUSANNA B AL IMAM SAIDINA HASAN AL SIBTI B AL IMAM SAIDINA ALI KAW ….NASAB YANG DI ATAS DISAMBUNG KE NASAB INI…TERIMA KASIH…..
salam untuk semua! Menurut BUKU AHLUL BAIT: SUZANNA M OSMAN…NASAB SYARIF ALI AL HASANI,BRUNEI ialah SYARIF ALI B SYARIF AJLAN B SYARIF RUMAITAH B SYARIF MUHAMAD ABU NUMAY B SYARIF ABU SAAD AL HASAN BSYARIF ALI AL AKBAR BSYARIF QITADAH B SYARIF IDRIS B SYARIF MUTAIN B SYARIF ABDUL KARIM B SYARIF ISA B SYARIF AL HUSIN B SYARIF SULAIMAN B SYARIF ALI B SYARIF ABDULLAH B SYARIF ABU JAAFAR MUHAMAD B SYARIF ABDULLAH AL AKBAR B SYARIF MUHAMAD AT THAER B SYARIF MUSA AT THANI B SYARIF ABDULLAH AS SALIH B B SYARIF MUSA AL JAUN B SYARIF ABDULLAH AL MUHUDH B SYARIF HASAN AL MUSANNA B SAIDINA HASAN AS SIBTI B SAIDINA ALI K.A.W…Kalau menurut nasab ini memang jelas SYARIF ALI ialah AL HASANI dan bertmbung dengan nasab saya pada SYARIF MUSA ATH THANI…Jadi mengapa lah ada pertikaian tentang buku ini saya pun tidak tahu….ada seorang yang mengelar diri nya SYED mempertikai nya.Saya baru balik dari MAJLIS SILATUL RAHIM anjuran ASYAARAF MELAKA, saya kemukakan masaalah buku ini kepada sahabat sahabat kita,..jawapan mereka..KALAU DALAM DIRI SESEORANG ITU, TIDAK ADA DARAH RASULLAH SAW, DIA TIDAK AKAN BERANI MENGAKU NGAKU ,BERNASAB BAGINDA ….PASTI DIA AKAN DI TIMPA MUSIBAH BESAR !!! Itu jawapan dari HABIB YAHYA AL IDRUS…..Olih itu memang saya pun percaya, dan kata nya lagi…ENTE JANGAN TERPERANJAT DI HUTAN SERAWAK ( DI KALANGAN ORANG IBAN) ADA KETURUNAN AL IDRUS !!!! Saya percaya itu, kalau sesorang itu tidak bernasab RASULLULAH mana mungkin ada semacam panggilan untuk mencari nasab nya…HARUS DI INGAT !!!! SAIYID HUSIN JAMADIL KUBRA meninggal kan isteri nya di INDIA (ibu MAULANA MALIK IBRAHIM) ,membawa anak kecil( M.M.I) bersusah payah ,kena ribut,kena taufan….adakah kerana nak kawin lagi ? atau isteri nya seorang SAIDAH TIDAK CANTIK? HIDUNG NYA PESEK ?MENINGGAL TAHTA KERAJAAN MALABAR (BELIAU anak sulung)….Kalau lah setakat nak kawin !!apa kah di INDIA kurang permpuan cantik….buat apa susah susah….beb, kalau untuk itu !!!!hingga Wafat , nuuuuun jauh ke SULAWESI…Tetapi kita kena bersyukur kepada ALLAH.atas gerak dari dia lah,SAIYID HUSIN JAMADIL KUBRA dan adik beradik serta para para pendakwah keturunan RASULULLAH SAW, dan juga bukan keturunan Rasullah SAW, menyambung lidah rasul, datang ke ALAM MELAYU ini ‘untuk sampaikan satu ayat,’…Dari keturunan mereka lah terpancar keturunan AHLI BAIT ,samada yang ada pangkal nama SYED atau tidak ada pangkal nama SYED…PADA kajian saya ,yang datang dari INDONESIA yang dahulu pada tahun sebelum merdeka.,paling paling lekeh mereka itu PEDAGANG,…TAPI banyak yang membuang pangkat nama mereka kerana takut dengan PENJAJAH. Banyak di kalangan mereka adalah gulungan AHLI BAIT….WASALLAM’
alhamdulillah ada blog ini bisa tau juriyat hasan RA
saya mau tanya juriyat syekh seman almadani
apakah nasabnya bersambung kepada syekh abdul kodir jailani?
adakah turunan syekh seman yg ke indonesia?
alhasani yg di samarinda menurut saya memang asli
di samarinda banyak alhasani tidak mungkin palsu karena banyak ulama di sana pakai alhasani tapi saya lupa nama2 beliau afwan
Asallamuaikum saudara ANONYMOUS!! Saya pun nak tau keshahihan nasab saya, ada kah shahih atau pun ada yang kurang di mana mana !!!
Assalamu’alikum.
ana Saifuddin tinggal di bekasi. saya sedang mencari nasab keluarga khususnya dari ayah. Ayah saya bernama Muhammad Tsani bin Saimun bin Syar’i. Dulu saya tinggal di tanah Abang ( Jakarta) Syar’i mempunyai anak : Tabing (Bukan Nama Asli) Alwi, Saimun, Ramlah dan Kahdijah. Apabila Ada yang mengetahui mohon di informasikan ke saifuddin_udin@yahoo.com
Tujuan saya untuk menyambung silaturrahmi yang sudah hilang kurang lebih 53 th.
Terima kasih.
asslmualaikum
ana dr samarinda dan ingin mencari keluarga kakek ana yang berasal dr sangkulirang dan kakek saya telah lama hijrah ke samarinda tepatnya di kampung baqa….
kami dengar bahwa kakek kami berasal dr kampung habaib di sangkulirang, pulau senumpa dan pulau rinding….beberapa keluarga yg kami tahu dulu ada disana adalah Habib Umar di pulau senumpa ( dulu punya kebun kelapa) dan syaripah coa dan syaripah lolo di daerah banua baru sangkulirang dan banyak habaib yg tersebar di sangkulirang, pulau senumpa dan rinding…
silaturahmi telah lama putus sejak kakek kami meninggal 40 tahun lalu… dan abah pun jg telah meninggal …sekarang kami ingin mencari keluarga kakek kami dan menjalin kembali silaturahmi….kakek kami memiliki abah yg kabarnya brnama abd. samad yg meninggal sejak dia masih kecil dan ibunya brnama wak mangaji (nenek ngaji)…bagi yang punya info atau hal lebih lanjutnya silakan hubungi ana sms atau telpon di nomor 085250795669
terima kasih Wassalamualaikum
by Zainul Samarinda
Ana mncari keluarga kakek ana disangkulirang, kakek kami brnama Mustafa bin Abd. Samad,Mustafa adlah ank dari Wk Mangaji , bisa ana minta tolong kalo ada yang kenal keluarganya syaripah coa dan syaripah lolo (nama aslinya ga tau) di sangkulirang bisa hubungi ana di email zaint_mc@yahoo.co.id atau hp 085250795669, karena keluarga kakek ana yang ana ketahui adalah mereka dan melalui keluarga mereka ana bisa bertanya ttg keluarga kakek ana di sangkulirang….apakah pembaca dan pengasuh blog ada yang tahu nomor kontak salah satu habaib dr sangkulirang, pulau senumpa ataupun pulau rinding yg bisa dihubungi … kpd siapa kira2 saya bs bertanya ?
Asalam mualaikum semua !!Kalau anta nak tau sejarah keturunan/anak cucu cicit PATI UNUS anta bolih buka blog AL IDRUSS YANG SYAHID DI PULAU BESAR….Kalau nak tahu sejarah SYEIKH ISMAIL PULAU BESAR anda buka web blog..AMIR AL HASANI..kedua blog itu ana tulis dan sejarah nya sangat panjang jika di tulis kan di blog ini…WASALLAM
Wajar saja lah bnyk pro kontra tentang nasab para ahlul bait yg tersembunyi, percayalah, walalus ecara lahir tidak diakui, tp Allah dan Rasul-Nya mengakui.
Bahkan Syekh Abul Hasan Syadzili pun ada saja yg meragukan nasab beliau, namun org yg bermimpi ketemu rasulullah menanykan, dan dijawab Rasulullah bahwa Syekh Abul hasan adalah keturunan Beliau.
Mau nanya nih, apakah ada sadah al-Hasani yang dipanggil KHOJA????
Syekh Samman iyalah Syekh Muhammad bin Abdul Karim as-Samman al-Qadiri al-Hasani al-Madani
Email dari Tuan Asif….
Ass.Wr.Wb,
Saya terpanggil untuk masuk keblog ini untuk membetul satu perkara tentang keturunan Al-Hasani dari Zayd bin Hasan bin Ali yang telah dikatakan pupus. Maaf sebenarnya keturunan ini lebih suka dikenali dengan keturunan Bugis Wajo, mereka berkembang biak diWajo dan Samarinda Indonesia juga berkembang biak diPerak, Malaysia. Kerana tiada gelaran dipangkal nama maka mereka ini tidak dikenali. Sila masuk kelaman web diatas, banyak informasi yang bolih didapati, salah satu perkara besar ialah pembantaian olih keturunan Bani Umayah terhadap keturunan Sayyids di Tabaristan. Dan yang sedih sekali berbunuhnya antara adek beradek sayyids setelah Tabaristan berjaya ditawan kerana berebut mejadi Sultan.
Wassalam.
web yang direkomendasikan Tuan Asif adalah:
http://persian.packhum.org/persian/main?url=pf%3Ff%26file%3D09801020%26ct%3D0
Kepada Tuan Asif saya haturkan ucapan banyak-banyak terima kasih.
Leave a reply