Monday, October 15, 2007

Menunggu Kebangkitan (Lagi) Tuan Habib

KELUARGA keturunan ahlul bait di Tanah Banjar tak hanya terdapat di wilayah perkotaan, tapi juga masuk sampai daerah ujung banua seperti Tanah Bumbu, Kotabaru, dan wilayah pedalaman Hulu Sungai serta Pegunungan Meratus.
Posted by ali at 14:31:07 | Permalink | Comments (1) »

Tuesday, October 9, 2007

Dari Mekkah, Yaman, Hingga Hulu Sungai

NAQOBATUL Asyrof Al-Kubro adalah lembaga pemeliharaan, penelitian, sejarah dan silsilah Al-Alawiyin. Lembaga ini bertugas melayani keluarga yang mencari nasab (asal-usal keturunan), melakukan sensus ke lapangan, mencatat data-data terbaru keturunan ahlul bait.

Lembaga serupa dengan fungsi hampir sama adalah Ar-Rabithah Al-Alawiyyah yang berlokasi di Jalan KH Mas Mansyur Tanah Abang, Jakarta. Rabithah semula berpusat di Hadramaut (Yaman). Pada tahun 1999 organisasi pencatat silsilah keturunan Nabi Muhammad SAW ini berpindah ke Jakarta.

Posted by ali at 19:13:05 | Permalink | Comments (9)

Ada Banyak Orang Di Sekeliling Habaib

RUANG depan kamar tamu KH Djazouly Seman di Kompleks Pangeran Antasari Martapura, penuh dengan foto sejumlah tokoh ulama. Selain foto leluhurnya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, ada pula dua foto habaib yang oleh kalangan muhibbin dikenal sebagai waliyullah.

Dua foto dimaksud adalah Habib Abubakar bin Muhammad Assegaf (Gresik) dan Habib Saleh Tanggul (Jember). Di kamar tamu lainnya adapula foto seorang habib yang dikenal dengan panggilan Habib Neon (Surabaya).

Posted by ali at 19:06:19 | Permalink | Comments (1) »

Aidid Yang Membuat Cahaya Dan Dicintai

SATU marga dari golongan sayyid (habib) yang terbilang sangat langka di Tanah Banjar adalah Aidid. Bayangan kita mungkin akan langsung teringat kepada sosok nama besar tokoh utama PKI Dipa Nusantara (DN) Aidit.
Menurut sumber kalangan keluarga Aidid, sesungguhnya antara fam Aidid tidak ada kaitan langsung dengan tokoh politik yang pernah mengharubiru situasi politik di tahun 60-an itu.
Posted by ali at 18:51:45 | Permalink | Comments (1) »

Sang Guru Yang Bersorban Hijau

DARAH Syekh Abdul Qadir Al-Jailani mengalir dalam dirinya. Sang Wali dari Cyprus ini juga memiliki hubungan darah dengan legenda guru agung para Sufi, Jalaluddin Rumi. Murid-muridnya di tarekat Haqqani memanggilnya Syekh Nadzim Yesibas yang berarti ’sang guru yang bersorban hijau’.
Posted by ali at 18:41:18 | Permalink | Comments (3)

Wednesday, October 3, 2007

Al-Hasani Yang Mastur Sekaligus Masyhur

SAYYIDINA Hasan, bersama adiknya Sayyidina Husin adalah cucu dan buah hati Rasulullah. Beliau meninggal dunia sebagai syuhada karena diracun seseorang.
Saudaranya Husin, tatkala mengetahui sang kakak telah diracun, memaksanya agar memberitahu siapa pelakunya, namun beliau menolak. Hasan berkata: “Allah akan lebih berat lagi menurunkan siksaan-Nya terhadap orang tersebut bila benar sangkaanku. Kalau tidak, maka jangan sampai seseorang tak bersalah dibunuh lantaran diriku.”
Posted by ali at 19:28:42 | Permalink | Comments (44)

Imam Hasan Penghulu Surga Yang Syahid

IMAM Ali memiliki dua putra dari perkawinan beliau dengan
Siti Fatimah Al-Zahra yakni Sayyidina Hasan dan Sayyidina Husin.
Sayyidina Hasan adalah cucu dan buah hati Rasulullah SAW. Ibunya menamakan Harb, namun Nabi berkata: “Tapi dia adalah Al-Hasan.”
Posted by ali at 19:16:39 | Permalink | Comments (1) »

Monday, October 1, 2007

Pejuang Sejati Yang Gugur Di Jalan Allah

KECINTAAN yang mendalam Imam Ali kepada Rasulullah benar-benar terbukti lewat perjuangannya. Penderitaan dan kesedihan dalam medan perjuangan mewarnai kehidupannya. Namun, penderitaan dan kesedihan yang paling dirasakan adalah saat ditinggalkan Rasulullah SAW. Tidak cukup itu, 75 hari kemudian istrinya, Fatimah Zahra, juga meninggal dunia.
Posted by ali at 19:19:59 | Permalink | Comments (1) »

Berilmu Adam, Sesaleh Nuh, Sesetia Ibrahim

SUBUH, 19 Ramadhan 40 Hijriah (1388 tahun silam), ketika sedang shalat di Masjid Kufah, kepala beliau ditebas dengan pedang beracun. Menjelang wafatnya, pria sejati yang bergelar Singa Allah ini masih sempat memberi makan sang pembunuh, Abdurrahman bin Muljam.
Imam Ali bin Abi Thalib r.a. adalah sepupu Rasulullah SAW. Dikisahkan bahwa pada waktu ibunya Fatimah binti Asad dalam keadaan hamil, beliau masih ikut bertawaf di sekitar Ka’bah.
Posted by ali at 19:09:08 | Permalink | Comments (3)