26 April 2007 16 Comments

Balghaits Ngumpul di Berangas, Alalak, Kalsel

Masyarakat Berangas Peringati Haul Habib Alwi bin Husein Balghaits Orang yang ringan tangan (pemurah) merupakan kekasih Allah. Sedangkan orang yang engken, pamalar, kikir, pisit, medit, kada titik banyu di ganggam (semua berarti pelit/kikir, red)adalah musuh Allah. Hal itu diungkapkan oleh Habib Ismail bin Yahya Balghaits dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul Habib Alwi bin Husein Balghaits di Jalan Berangas RT 02, RW 01, Kelurahan Berangas, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Selasa (17 April 2007). Di hadapan ratusan hadirin, Habib Ismail mengajak umat Islam agar mengenang dan meneladani pendahulu-pendahulu yang saleh, yang menyiarkan agama Islam tanpa mengharap pamrih dan jasa.

16 Responses

  1. Anonymous 4 May 2007 10:19 am #

    “Datu kita Habib Alwi dulu berdakwah menyebarkan agama ke pedalaman-pedalaman mungkin bajukung, bajalan di padang licak, kita sekarang nyaman. Sidin berdagang untuk modal membiayai perjalanan berdakwah agar tidak menyulitkan orang dengan meminta-minta,” katanya.

    Bupati Barito Kuala Drs Eddy Sukarma, MSi yang datang ke acara bersama unsur muspida berharap melalui peringatan Maulid Nabi dan Haul Habib Alwi, hadirin bisa menggali, mempedomani dan meneladani perilaku dan aklak mulia Nabi dan ulama-ulama saleh seperti Habib Alwi sebagai modal menjalani kehidupan di dunia.

    Kemajuan pembangunan di Kabupaten Barito Kuala, kata Eddy, tak lepas dari peran serta dan dukungan positif masyarakat serta para ulamanya. “Mari kita bangun banua tercinta kita ini bersama-sama melalui kerjasama ulama dan umara,” ujar bupati yang terkenal dekat dengan kaum ulama ini.

    Acara yang berlangsung di samping alkah keluarga Habib Alwi ini dihadiri sejumlah habaib dari Banjarmasin dan Kapuas serta tokoh masyarakat setempat. Diantaranya Said Salmin Balghaits, Said Yahya, Said Usman, Said Hamid, Said Ahmad, Said Abdurrahman Balghaits, Said Mustafa Assegaf, Said Yusuf Bahasyim, Said Muhammad AlHabsyi dan Habib Abdullah AlHamid.

    AlHabib Alwi bin Husein bin Umar bin Husein bin Muhammad bin Husein bin Alwi bin Ahmad Balghaits bin Alghaits bin Ahmad adalah zuriat Nabi Muhammad SAW generasi ke-37.

    Beliau lahir sekitar tahun 1850 dan wafat di pengujung bulan Rabiul Awal tahun 1935. Semasa hidupnya Habib Alwi giat menyebarkan agama Islam ke berbagai daerah pedalaman Kalimantan. Dalam kegiatan dakwahnya, ia pernah singgah ke Kotabaru dan sempat menikah dengan putri Raja Bugis dan mempunyai seorang anak perempuan bernama Syarifah Icu. Dari Kotabaru, Habib Alwi meneruskan dakwahnya ke daerah pedalaman Kapuas, Kalteng yakni ke kampung Lupak Luar. Makam anaknya Syarifah Rodiah di Lupak Luar dikeramatkan oleh masyarakat sekitar.

    Habib Alwi juga pernah berdakwah ke Pengaron (Martapura) dan kampung Bamaang, Sampit meneruskan perjuangan dakwah yang telah dirintis oleh sang kakek Habib Umar bin Husein Balgaits. Berikutnya Habib Alwi meneruskan kegiatan dakwahnya ke Terantung, Pelangsia, Mentaya Seberang (Kalteng). Bersama saudara sepupunya Habib Aqil bin Abdullah bin Umar, beliau menyebarkan agama di pelosok Negara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

    Selama dakwah kelilingnya, Habib Alwi mengajarkan soal-soal akidah, akhlak dan tassawuf. Di masa perjuangan melawan Belanda, beliau didatangi oleh para pejuang yang meminta bekal berupa azimat/pagar diri dan wafak.

    Habib Alwi menghabiskan masa tuanya di Berangas dengan mengajarkan ilmu-ilmu yang beliau miliki kepada masyarakat dan anak keturunannya.

  2. SECRET 27 April 2008 7:50 am #

    ASSALAAMUALAIKUM

  3. Anonymous 27 April 2008 7:52 am #

    HA,

  4. ali 27 April 2008 8:47 am #

    Waalaikum Salam Wr Wb.
    Tuan Secret, ada komentar tentang perihal Balghits?

  5. Anonymous 28 April 2008 12:19 pm #

    SAYA DARI KEL.BALGHAITS,TAPI SAYA BELUM PUNYA SILSILAH SEPERTI BAPAK SAYA.GMN CARANYA DAN APA SYARATNYA UNTUK BUAT SILSILAH JUGA?SYUKRON KATSIR.

  6. Anonymous 28 April 2008 1:16 pm #

    assalaamu’alaikum.SAYA DARI KEL.BALGHAITS,TAPI SAYA BELUM PUNYA SILSILAH SEPERTI BAPAK SAYA.GMN CARANYA DAN APA SYARATNYA UNTUK BUAT SILSILAH JUGA?SYUKRON KATSIR

  7. ali 29 April 2008 1:23 am #

    Waalaikum salam wr wb. Boleh kenal nama Anda? Ayah, kakek dan datuk? Kalau sudah punya kartu dari bapak, administrasinya lebih mudah. Saran saya, Anda sowan dulu ke sekretariat Rabitah Alawiyah di kota Anda tinggal. BTW, Anda tinggal di mana? Salam.

  8. Anonymous 11 May 2008 3:43 pm #

    ass.nama saya sayyid ahmad,tinggal di alalak,tapi sekarang saya ada di jeddah,ketempat kaka saya.boleh tau no telp anda ya habib.

  9. Said Abdurahman 15 October 2009 7:42 am #

    Ass.Wr.Wb. Bib ana minta tolong masalah terusan silsilah ana,
    Nama ana, Said Abdurahman bin ahmad bin umar bin ahmad bin ?
    (terusannya siapa), ana lahir di kotabaru kalsel tahun 1957
    orang tua ana (ahmad)lahir di Balikpapan tahun 1919, syukron
    Bib…….Wassalam………..

  10. anonymous 5 January 2010 9:55 am #

    @ said abdurrahman
    nt tdk menybutkn dri marga apa.husin(kotabaru) bin umar bin husin adalah keturunan ke 36.husin mempunyai 5 orng anak.alwi,nuh,toha,hasan,dan muhdor.kebnyakn kluarga balghaits yg terlahir dia atas thun 1980 barulah keturunan ke 40 atau 41.

    Umar diperkirakan kelahiran awal 1800-an, mengawini perempuan Kalimantan dan memiliki 3 putra, Abdullah, Ali dan Husin.

    Putra Umar yang bernama Ali seperti juga para leluhurnya mengembara dan meninggalkan anak cucu yang berdomisili di Bima (Nusa Tenggara Barat). Oleh kerabatnya di Banjar dan Sampit, putra Habib Umar ini dikenal dengan sebutan Ali Kobolu karena tinggal di Kampung Kobolu, Bima. Sedang oleh penduduk setempat, ia digelari Ali Banjar, sebab berasal dari Suku Banjar (Kalimantan). Ali Banjar sendiri bermakam di Bima.

    Saudara Ali yang bernama Husin memilih merantau ke Kotabaru dan akhirnya menurunkan anak cucu yang kini tinggal di Kotabaru, Sampit, Banjarmasin dan Jakarta. Husin memiliki 5 putra yakni Alwi, Thoha, Nuh, Hasan dan Muhdor.

    Habib Alwi bin Husin (1850-1935) seperti diceritakan dalam tulisan sebelumnya dikenal sebagai figur istimewa yang memiliki banyak keunikan dan menampakkan perilaku ganjil.

    “Dari cerita orangtua kita, Kai Lawi (Habib Alwi, red) bisa membuat duit dengan menggulung kertas,” ujar Syarifah Asmah binti Ja’far bin Abubakar bin Abdullah Balghaits ketika ditemui di kediamannya di Jalan Pulau Suwangi RT 11, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala.

    Hingga meninggal pun kharisma Habib Alwi masih diperhitungkan. “Amut ketika akan melewati makam sidin (beliau, red), menceburkan diri ke sungai, berenang lalu naik lagi ke darat dan berjalan-jalan lagi,” katanya. Amut adalah sosok ganjil berkarakter wali yang pernah hidup di daerah ini dengan penampilan `terbuka’.

  11. Said Abdurahman 15 January 2010 5:03 am #

    Ass.Wr.Wb. Sykron bib, atas kehilapan ana… ana minta ma’af…, ana Abdurrahman,bin ahmad,bin umar al-Bahasyim. orang tua ana ahmad istri beliau siti ramlah, kai ana umar punya istri bernama hadijah, orang tua ana ahmad punya saudara Muhammad istrinya sidah dan sf.noor suaminya abdullah, ahmad lahir dibalikpapan 1919 wafat di kotabaru tahun 1981, ahmad punya putra 5 org termasuk ana, dan putri 10 org, semua lahir dikotabaru (cerita singkat ahmad ada di Groups Keluarga Said Achmad Bin Said Umar Al Bachsjim) (Hp.ana 08164511544)………. wassalam…………..

  12. hasyim galib 11 December 2010 8:26 am #

    assalamu’alaikum..bkher bib ?

    afuwan jiddan bib,anak habib umar bin husin yang bernama husin itu makam & keturunan beliau ada dimana bib ? syukran.

  13. hasyim galib 11 December 2010 8:35 am #

    afuwan jiddan bib… maksud ana anak habib umar bin husin yang bernama Abdullah makam & keturunannya ada dimana bib ?

  14. sakina bahmid 28 December 2010 6:11 am #

    cari informasi keturunan amir bin muhammad bin abud bin minabari d yaman hadramaut

  15. syarifah faraha f al-balgaits 5 January 2011 5:30 pm #

    salam kenal
    dari samarinda
    ana minta manakib dato ana al-habib umar bin husin yang bermakam d.sampit
    :-)

  16. ali 6 January 2011 2:28 pm #

    @syarifah faraha: tentang habib umar bin husin tengok artikel di blog ini yg berjudul “Balghaits Tidak Sendiri”. salam.