Friday, July 04, 2008

Habib Umar bin Hafidz dan Madzhab

Posted by ali at 11:09:24 | Permanent Link | Comments (0) |

Thursday, May 08, 2008

Munajat Imam Ali

Doa ini dikenal pula sebagai doa Kumayl karena dipopulerkan oleh Kumayl bin Ziyad An-Nakhai. Kumayl adalah sahabat Syaidina Ali. Pada masa pemerintahan Khalifah Ali bin Abi Thalib, Kumayl menjabat walikota Hait . Ia memperoleh doa ini dari Imam Ali. "Ya Kumayl, apabila engkau menghafal doa ini dan membacanya setiap malam Jumat, cukuplah itu untuk melepaskan dirimu dari kejahatan. Engkau akan ditolong Allah, dimudahkan rezekimu, dan doamu akan dikabulkan. Wahal Kumayl, lamanya persahabatan serta pengabdianmu, menyebabkan engkau dikaruniai nikmat dan kemuliaan untuk belajar (doa ini)." Menurut riwayat, doa ini berasal dari Nabi Khidlir. Oleh karena itu doa ini juga disebut pula sebagai doa Hadhrat Khidlir.
Posted by ali at 08:48:02 | Permanent Link | Comments (2) |

Friday, March 28, 2008

Ketika Alawiyin Menggelar Maulid Nabi (2) Pesona Sang Habib Dari Hadramaut

PERHELATAN Maulid Akbar Nabi Besar Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Ikatan Pemuda Alawiyin (IKAPA) Kalsel kali ini boleh dibilang terobosan. Gairah menggelar acara dakwah ini dilandasi semangat untuk kebangkitan kembali kaum Alawiyin.
Posted by ali at 07:51:38 | Permanent Link | Comments (1) |

Ketika Alawiyin Menggelar Maulid Nabi (1) Dakwah Sekaligus Pertemuan Keluarga

YAA, Nabi salaam 'alaika. Yaa, Rasul salaam 'alaika. Yaa, Habiib salaam 'alaika. Sholawattullah 'alaika.
Senandung salam dan cinta untuk Nabi berulang-ulang terlontar dari ratusan jamaah Langgar (Mushalla) Al-Hinduan, di suatu malam.

Posted by ali at 07:44:29 | Permanent Link | Comments (3) |

Saturday, February 02, 2008

Habib Umar Tak Suka Naik Mercy

Ini cerita tentang Habib Umar bin Hafidz. Beliau dalam beberapa pekan ini melakukan kunjungan ke berbagai kota di Tanah Air.  Banjarmasin mendapat giliran Selasa-Rabu (29-30/Januari) lalu. Sayang, saya tak sempat bertemu beliau karena belum berjodoh waktu. Belum berjodoh waktu dan kesempatan juga saya alami 2-3 tahun lalu saat menunggui Habib Umar yang akan ke Pondok Krapyak Yogyakarta.

Di Yogya, pada Jumat sore (1 Februari) saya berencana bersilaturahmi ke kediaman Habib Husin Assegaf. Beliau ternyata belum pulang dari Tuban. Namun, dari putri Habib Husin saya dapat sedikit cerita tentang Habib Umar. "Selama di Indonesia, Habib Umar mengatakan paling berkesan waktu di Tuban. Beliau juga tidak menginap di hotel, tapi tidur di pondok muridnya, Alwi Assegaf," kata putri Habib Husin. Nah, selama di Tuban itu pula, ada cerita Habib Umar tak mau naik mobil mewah (Mercy dsbnya) yang disediakan oleh tim penyambutan. Tapi lebih suka naik mobil 'butut' Chevrolet milik Habib Hasan, anak Habib Husin Assegaf.

"Itu motor kakak saya ada di belakang. Tadi malam pulang dari Tuban," kata putri Habib Husin.
Posted by ali at 07:44:48 | Permanent Link | Comments (0) |

Friday, January 25, 2008

Para Pecinta Ahlul Bait Peringati Imam Husain


Para pecinta Ahlul Bait (anggota keluarga Nabi Muhammad SAW) di Banjarmasin, Sabtu, menggelar acara 'Syahadah Imam Husain' di Aula Kantor TNI Angkatan Laut, Km 3,5.

Kegiatan yang berlangsung tepat pada tanggal 10 Muharram itu juga untuk mengenang syahidnya Imam Husain bin Ali bin Abi Thalib (cucu Nabi Muhammad SAW) dalam perang di Padang Karbala, Irak, 10 Muharram tahun 61 Hijriah (1368 tahun silam).
Posted by ali at 07:20:20 | Permanent Link | Comments (3) |

Monday, December 31, 2007

Al-Hasani Di Madura

Nama beliau Habib Yusuf bin Ali bin Abdullah Al-Anggawi Al-Hasani. Habib Yusuf merupakan salah satu pendahulu keluarga Nabi dari klan Al-Hasani yang bermukim di Pulau Madura. Tepatnya di Desa Telangu di Pulau Poteran, Kaliangat, Madura. Habib Chaidar Hasyim Anggawi Al-Hasani, menyatakan Habib Yusuf bin Ali ini adalah leluhurnya. Dari cerita yang berkembang, makam Habib Yusuf ditemukan oleh Sultan Sumenep Abdurrahman. Penguasa Sumenep ini menemukan makam beliau sekitar tahun tahun 1212 Hijriah (1791 M) atau 217 tahun silam melalui petunjuk sehelai daun yang bertulisan huruf Arab "Hadza Maula Sayyid Yusuf bin Ali bin Abdullah AlHasani". Keturunan tokoh ini sekarang tersebar di Cirebon, Jakarta, Pekalongan dan Kuningan.
Posted by ali at 00:14:26 | Permanent Link | Comments (0) |

Sunday, November 25, 2007

Keluarga Idris al-Hasan

KAUM Idrisiyah yang paling terkenal di zaman Ibnu Chaldun (1332-1406 M) ialah Banu Imran di Fez. Mereka adalah keturunan Yahya al- Juthi bin Muhammad bin Yahya al-Addam bin al-Qasim bin Idris bin Idris. Mereka adalah naqib-naqib dari ahlul bait Alawiyah di sana.
Posted by ali at 10:51:14 | Permanent Link | Comments (2) |

Monday, October 15, 2007

Menunggu Kebangkitan (Lagi) Tuan Habib

KELUARGA keturunan ahlul bait di Tanah Banjar tak hanya terdapat di wilayah perkotaan, tapi juga masuk sampai daerah ujung banua seperti Tanah Bumbu, Kotabaru, dan wilayah pedalaman Hulu Sungai serta Pegunungan Meratus.
Posted by ali at 06:31:07 | Permanent Link | Comments (1) |

Tuesday, October 09, 2007

Dari Mekkah, Yaman, Hingga Hulu Sungai

NAQOBATUL Asyrof Al-Kubro adalah lembaga pemeliharaan, penelitian, sejarah dan silsilah Al-Alawiyin. Lembaga ini bertugas melayani keluarga yang mencari nasab (asal-usal keturunan), melakukan sensus ke lapangan, mencatat data-data terbaru keturunan ahlul bait.
Lembaga serupa dengan fungsi hampir sama adalah Ar-Rabithah Al-Alawiyyah yang berlokasi di Jalan KH Mas Mansyur Tanah Abang, Jakarta. Rabithah semula berpusat di Hadramaut (Yaman). Pada tahun 1999 organisasi pencatat silsilah keturunan Nabi Muhammad SAW ini berpindah ke Jakarta.
Posted by ali at 11:13:05 | Permanent Link | Comments (4) |